
Bola.net - - Borussia Dortmund melakukan manuver yang agresif dalam pembelian pemain baru begitu musim 2018/19 usai. Sejauh ini, sudah ada tiga pemain baru yang didatangkan oleh Die Borussien. Tiga pemain dengan nama besar di Bundesliga.
Nico Schulz jadi pembelian pertama Dortmund. Berposisi sebagai bek kiri, Nico Schulz selalu jadi pilihan di skuad Hoffenheim. Pemain berusia 26 tahun tersebut juga bermain reguler untuk timnas Jerman.
Setelah itu, ada dua pemain penting lain yang didatangkan oleh Dortmund. Pada Rabu (22/5/2019) waktu setempat, Dortmund resmi mendatangkan Thorgan Hazard dan Julian Brandt. Kedua pemain berposisi sebagai gelandang serang.
Langkah Dortmund dalam membeli para pemain terbaik di Bundesliga ini cukup mengejutkan. Sebab, dalam beberapa musim terakhir, Dortmund lebih sering memboyong pemain muda atau pemain yang belum punya nama besar atau meminjam pemain muda dari klub besar.
Namun, manuver Dortmund dengan membeli Nico Schulz, Thorgan Hazard dan Julian Brandt sejatinya tidak begitu mengejutkan. Pasalnya, Dortmund punya cukup banyak dana untuk belanja pemain pasca menjual Christian Pulisic ke Chelsea dengan harga 70 juta euro.
Tambal Titik Lemah
Tiga pemain yang dibeli oleh Dortmund bisa jadi merupakan pesanan langsung dari pelatih Lucien Favre. Sebab, para pemain yang dibeli memang sesuai dengan kebutuhan Favre. Pembelian Nico Schulz contohnya.
Dortmund cukup lemah untuk posisi bek kiri pada musim 2018/19. Pada awal musim, mereka bisa mengandalkan Achraf Hakimi di posisi itu. Namun, dia cedera pada paruh kedua. Sisi kiri pertahanan pun lemah. Nico Schulz dibeli untuk posisi tersebut.
Selanjutnya, Julian Brandt. Pemain berusia 23 tahun tersebut berkembang sangat pesat pada musim 2018/19. Dia bisa bermain di semua posisi lini tengah. Baik itu dengan tugas bertahan maupun menyerang.
Meskipun baru berusia 23 tahun, Julian Brandt adalah pemain dengan jam terbang yang tinggi di Bundesliga. Dia telah memainkan lebih dari 200 pertandingan di Bayer Leverkusen. Julian Brandt juga pemain reguler di skuat timnas Jerman.
Nama terakhir adalah Thorgan Hazard yang dibeli dari Gladbach. Pemain 26 tahun posisi terbaiknya adalah gelandang serang. Adik kandang Eden Hazard akan diplot menggantikan Mario Gotze yang tidak terlalu maksimal pada peran playmaker.
Pada musim 2018/19 lalu, Thorgan Hazard mampu mencetak 10 gol dan 10 assist untuk Gladbach. Catatan itu jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Gotze yang mencatatkan tujuh gol dan tujuh
assist di Bundesliga.
Well, menarik untuk melihat kiprah Dortmund pada musim depan. Mampukah mereka merebut gelar juara dari tangan Bayern Munchen?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peluang Liverpool Rekrut Timo Werner Makin Besar
Bundesliga 23 Mei 2019, 21:48
-
Lewandowski Menanti Kedatangan Leroy Sane di Bayern Munchen
Bundesliga 23 Mei 2019, 09:48
-
Menengok Manuver Agresif Dortmund di Bursa Transfer
Bundesliga 23 Mei 2019, 08:42
-
Dortmund Kalahkan Liverpool dalam Perburuan Julian Brandt
Bundesliga 22 Mei 2019, 23:40
-
Setelah Nico Schulz, Dortmund Amankan Julian Brandt?
Bundesliga 22 Mei 2019, 08:31
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Palace vs Arsenal
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:17
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Brentford
Liga Inggris 24 Mei 2026, 19:58
-
Apakah Pertandingan Brighton vs MU Ditayangkan SCTV?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 19:54
-
Klasemen Pembalap Moto3 Junior 2026
Otomotif 24 Mei 2026, 19:38
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Brighton vs Man United
Liga Inggris 24 Mei 2026, 19:25
-
Luka Modric Siap Bertahan di AC Milan, Ini 2 Syarat Utamanya
Liga Italia 24 Mei 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR