Bola.net - RB Leipzig tidak perlu waktu lama untuk mencari pengganti Timo Werner. Tim asal Jerman Timur itu berhasil mendatangkan Hwang Hee-chan sebagai amunisi terbaru lini serang mereka.
Sosok Timo Werner memang bisa dikatakan sosok yang krusial bagi Die Roten Bullen. Dalam tiga tahun terakhir, ia konsisten menjadi mesin gol utama RB Leipzig.
Seperti kisah cinta yang tak abadi, perpisahan datang menjemput Werner. Sang striker memutuskan berpisah dengan RB Leipzig untuk mengadu nasib di Inggris bersama Chelsea.
RB Leipzig sendiri tidak menyesali kepergian Timo Werner tersebut. Mereka langsung bergerak untuk mendatangkan sosok Hwang Hee-chan ke Red Bull Arena.
Siapakah Hwang Hee-chan dan bagaimana prospeknya bersama RB Leipzig? Yuk intip di bawah ini.
Bakat Terbesar Dari Negeri Ginseng

Tumbuh dan berkembang tak jauh dari ibu kota Korea Selatan, Seoul, Hwang adalah seorang pencetak gol produktif di level remaja dengan klub pertamanya Pohang Steelers dan juga bagi negaranya. Tahun berselang, pada Januari 2015 ia menarik perhatian Red Bull Salzburg, dan di usia 18 tahun, Hwang menandatangani kontrak dengan juara Liga Austria tersebut.
Direktur olahraga RB Salzburg saat itu, Ralf Rangnick - menggambarkan rekrutan baru mereka sebagai “salah satu bakat terbesar yang datang dari Korea Selatan.” Rangnick juga mengatakan bahwa Hwang memiliki jenis keterampilan yang dibutuhkan untuk gaya permainan Salzburg yang cepat, agresif, dan menarik, meskipun ia awalnya dititipkan di divisi dua dengan klub feeder mereka FC Liefering.
Penyerang dengan tinggi 177 sentimeter itu pun segera membuktikan kelasnya bersama 11 gol yang ia cetak dalam 18 pertandingan liga selama satu musim penuh pertamanya dengan Liefering. Debutnya di Salzburg datang pada Desember 2015, sebelum mencetak dua gol pada laga keduanya di bulan Oktober 2016.
Tak butuh waktu lama, Hwang membuktikan bahwa ia juga bisa melakukannya di level Eropa. Pemain yang nantinya akan menggunakan nomor punggung 11 itu bangkit dari kursi cadangan untuk mencetak sepasang gol hanya dalam beberapa menit, dan memberikan timnya kemenangan 2-0 di Nice saat laga UEFA Europa League pada November 2016.
Kilasan Karier

Hwang berhasil mencatatkan rekor individu terbaiknya dengan sukses mengemas 12 gol pada musim debutnya di Bundesliga Austria. Musim 2017/18 tidak begitu bersahabat dengannya. Seiringan dengan penurunan performa, ia dipinjamkan ke Hamburg SV yang saat itu terdegradasi ke divisi 2 Bundesliga Jerman.
Bersama The Dinosaur, ia hanya tiga kali menjebol gawang lawan dari total 20 pertandingan. Sekembalinya ke Salzburg, Hwang kembali ngegas di bawah arahan pelatih Jesse Marsch dengan membukukan 11 gol dan 13 assist saat membawa timnya meraih gelar juara Bundesliga Austria musim ini.
Gaya Bermain

Dalam hal permainan, Hwang tidak berbeda jauh dengan striker Liverpool yang juga mantan pemain TSG Hoffenheim, Roberto Firmino. Andal sebagai ujung tombak dalam bagian dari duo atau trio di lini depan, transferan pertama musim panas Leipzig tersebut gemar dalam menahan bola dan punya banyak trik untuk mengelabui pemain belakang lawan.
Nyaman dengan kedua kaki, dan didukung kekuatan fisik dalam duel bahu-ke-bahu serta kecepatan untuk mengeksploitasi ruang, ia dapat menyebabkan masalah besar bagi banyak pertahanan di Bundesliga. Kehadirannya di Jerman secara tak terelakkan akan menciptakan perbandingan dengan rekannya di timnas, Son Heung-min, yang pernah menjadi bintang di Hamburg dan Bayer Leverkusen antara 2010 dan 2015 sebelum pindah ke Tottenham Hotspur.
(Bundesliga)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kembalinya Pasukan Kuda Muda ke Panggung Elit Eropa
Bundesliga 20 Juli 2020, 22:31
-
Mengenal Hwang Hee-chan, Penerus Tahta Timo Werner di RB Leipzig
Bundesliga 20 Juli 2020, 22:15
-
Bukan MU, Kai Havertz Lebih Tertarik Gabung Chelsea
Bundesliga 20 Juli 2020, 18:20
-
Haruskah Bayern Munchen Takut Pada Chelsea?
Bundesliga 20 Juli 2020, 13:35
-
Jadon Sancho Buka Peluang untuk Gabung Manchester United
Bundesliga 19 Juli 2020, 19:00
LATEST UPDATE
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
-
Milan vs Como Hanya Seri karena Blunder Maignan, Gabbia: Jangan Fokus pada Satu Kesalahan
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:41
-
Milan vs Como: 2 Poin yang Hilang Terasa Menyakitkan Bagi Gabbia
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:27
-
Sukses dengan Cunha, Manchester United Berminat Boyong Berlian Wolverhampton Ini?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:43
-
Cari Bek Kanan Baru, Manchester United Impor Raja Assist Borussia Dortmund?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:20
-
MU Ultimatum Barcelona: 30 Juta Euro atau Rashford Balik ke Old Trafford!
Liga Inggris 19 Februari 2026, 16:01
-
Begini Cara Tim Medis Barcelona Jaga Performa Lamine Yamal Selama Puasa Ramadan
Liga Spanyol 19 Februari 2026, 16:00
-
Manchester United Intip Peluang untuk Daratkan Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 15:49
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48

























KOMENTAR