
Bola.net - Schalke menjadi satu di antara banyak klub Jerman punya akademi dengan kualitas bagus. Ada banyak pemain jebolan akademi Scahlke yang meraih sukses. Bukan hanya masuk tim utama, tetapi bersinar di klub lain.
Levent Mercan, 19 tahun, menjadi salah satu pemain muda yang dipromosikan Scahlke ke tim utama pada musim 2019/2020. Pelatih David Wagner memang belum memberi kepercayaan penuh, tetapi Levent Mercan memberi kabar baik untuk klub.
Levent Mercan, juga Ahmed Kutucu [20 tahun] dan Nassim Boujellab [20 tahun], menjadi pertanda bahwa akademi Schalke berjalan pada rel yang tepat. Sebab, ada pemain akademi yang sukses promosi ke tim utama.
Sebelum tiga nama tersebut, Schalke sudah mempromosikan banyak pemain muda berbakat dari tim akademi. Salah satu yang cukup menonjol tentu saja Manuel Neuer dan Mesut Ozil.
Manuel Neuer dan Mesut Ozil, Dari Schalke untuk Jerman
Manuel Neuer mungkin lebih dikenal sebagai kiper utama Bayern Munchen. Namun, sejatinya dia merupakan jebolan akademi Schalke. Neuer pernah membela Schalke pada 154 laga dan mencatat 62 cleansheet.
Mesut Ozil juga jebolan akademi Schalke. Dia pernah membela beberapa klub asal Jerman, sebelum pindah ke Real Madrid. Mesut Ozil kini menjadi bagian penting skuad racikan Mikel Arteta di Arsenal.
"Saya akan selalu menjadi fans Schalke," ucap Mesut Ozil dikutip dari Bundesliga. Mesut Ozil memainkan 30 laga bersama tim utama Schalke.
Mesut Ozil dan Manuel Neuer membantu Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014 silam. Di skuad Jerman saat ini, ada satu jebolan akademi Schalke lain yakni Benedikt Howedes. Dia pernah membela Schalke pada 240 laga.
Benedikt Howedes [32 tahun] kini bermain untuk klub asal Rusia, Lokomotiv Moscow.
Julian Draxler dan Leroy Sane
Tiga nama yang diulas di atas sudah lewat masa emasnya, walau masih bermain kompetitif dan bersaing di level atas. Mereka kini sudah berusia di atas 30 tahun. Pada generasi yang berbeda, ada juga jebolan akademi Schalke yang sukses.
Julian Draxler dan Leroy Sane masuk dalam daftar.
Julian Draxler memainkan 119 laga untuk Schalke, sebelum pindah ke PSG pada 2017 lalu. Julian Draxler menjalani debutnya bersama Schalke ketika baru berusia 17 tahun. Dia memberikan gelar DFB Pokal 2011 untuk Julian Draxler.
Leroy Sane menjadi faktor kunci Manchester City menjadi juara Premier League 2017/2018 dan 2018/2019. Sebelum bersinar di Man City, dia pernah memainkan 47 laga untuk Schalke. Hanya saja, Leroy Sane kini tengah berjuang untuk sembuh dari cedera.
Sumber: Bundesliga
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemilik Klub Hoffenheim Bantu Kembangkan Vaksin Virus Corona
Bolatainment 17 Maret 2020, 21:49
-
Monchengladbach Siap Jual Denis Zakaria, MU Siaga Satu
Bundesliga 17 Maret 2020, 21:00
-
Mesut Ozil, Manuel Neuer dan Jebolan Akademi Schalke yang Sukses
Bundesliga 17 Maret 2020, 12:40
-
Chelsea Berhenti Kejar Timo Werner, Mengapa?
Bundesliga 17 Maret 2020, 10:48
-
Bundesliga Resmi Perpanjang Masa Tundanya Sampai Awal April 2020
Bundesliga 17 Maret 2020, 01:00
LATEST UPDATE
-
Profil Timnas Qatar di Piala Dunia 2026: Ambisi Baru The Maroons
Piala Dunia 10 April 2026, 08:00
-
Liverpool Hancur di Tangan PSG, 2 Sosok Ini Kena Damprat Carragher
Liga Inggris 10 April 2026, 07:45
-
Patah Hati Manchester United, Elliot Anderson Lebih Memilih Manchester City?
Liga Inggris 10 April 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR