
Bola.net - Schalke 04 pernah jadi salah satu tim tangguh di Bundesliga. Dikenal sukses memproduksi pemain-pemain top kelas dunia. Nahas, sekarang Schalke terancam bermain di liga amatir.
Schalke bukanlah klub kecil. Mereka yang mengikuti perkembangan sepak bola Jerman seharusnya tahu bahwa Schalke bukan hanya tim pelengkap, mereka adalah salah satu tim top selama bertahun-tahun.
Buktinya, Schalke bermain di kasta tertinggi Bundesliga selama 30 tahun beruntun, yaitu pada tahun 1991-2021. Mereka juga selalu mendapatkan tiket tampil di Eropa setiap musim secara beruntun mulai 2001/2002 hingga 2018/2019.
Di Bundesliga, Schalke adalah pengganggu dominasi Bayern Munchen, posisinya hampir sama dengan Borussia Dortmund. Mulai tahun 2011 lalu, Schalke pernah finis di peringkat ke-3, ke-4, bahkan pernah jadi runner-up liga.
Sayangnya, sekarang Schalke berada di situasi sulit. Riwayat mereka sebagai klub top bisa hancur total. Schalke terancam menjadi klub amatir.
Degradasi, promosi, degradasi lagi
Musim 2017/2018, Schalke finis di peringkat dua klasemen akhir Bundesliga. Mereka jadi tim terbaik kedua di liga, hanya kalah dari Bayern Munchen yang jadi juara.
Nah, musim itu adalah musim terakhir Schalke bisa menikmati status sebagai salah satu tim terbaik di Jerman. Sejak saat itu, Schalke terus mengalami kemerosotan ekstrem, bahkan hingga sekarang.
Tercatat, dalam tiga tahun terakhir, Schalke finis di peringkat ke-14 dan ke-12 Bundesliga. Musim terburuk mereka adalah musim 2020/2021, ada empat pergantian pelatih permanen selama semusim dan berujung pada degradasi pertama dalam 30 tahun berkompetisi.
Musim 2021/2022, Schalke berhasil menjuarai 2. Bundesliga dan layak mendapatkan tiket promosi. Nahas, mereka tidak bisa bertahan di Bundesliga. Musim 2022/2023, Schalke kembali degradasi karena hanya mampu finis di peringkat ke-17.
Berikut riwayat perjalanan Schalke dari tahun ke tahun:
- 2017/2018 - Peringkat 2 Bundesliga
- 2018/2019 - Peringkat 14 Bundesliga
- 2019/2020 - Peringkat 12 Bundesliga
- 2020/2021 - Peringkat 18 Bundesliga, degradasi
- 2021/2022 - Juara 2. Bundesliga, promosi
- 2022/2023 - Peringkat 17 Bundesliga, degradasi
- 2023/2024 - Peringkat 14 2. Bundesliga*
*musim masih berlangsung
Kini terancam jadi klub amatir
Sepak bola profesional Jerman dibagi ke dalam tiga kasta. Kasta keempat dihitung sebagai liga amatir. Berikut gambarannya:
- Kasta tertinggi: Bundesliga
- Kasta kedua: 2. Bundesliga
- Kasta ketiga: 3. Liga
- Kasta keempat: Amatir
Saat ini, setelah menempuh 20 pertandingan, Schalke berada di peringkat ke-14 klasemen sementara 2. Bundesliga. Posisinya buruk, mereka baru mengumpulkan 23 poin, hanya unggul tipis dari zona degradasi.
Memang musim masih cukup panjang, Schalke bisa memperbaiki posisi mereka. Namun, ancaman degradasi tidak bisa dipandang remeh. Andai mereka finis di peringkat dua terbawah, Schalke bakal terdegradasi ke 3. Liga.
Nah, skenario turun kasta ke 3. Liga adalah skenario terburuk yang bisa terjadi pada Schalke musim ini. Kasusnya benar-benar genting.
Utang terlalu besar, bakal jadi klub amatir
Salah satu penyebab kemerosotan drastis Schalke dalam beberapa tahun terakhir adalah masalah finansial. Mereka punya utang yang terlalu besar, sekitar 165 juta euro.
Katakanlah dalam skenario terburuk Schalke terdegradasi dari 2. Bundesliga ke 3. LIga. Utang itu bakal jadi masalah, jumlahnya terlalu besar, Schalke jadi tidak bisa mendapatkan lisensi untuk ikut berkompetisi di 3. Liga.
Artinya, Schalke harus mulai dari 0 lagi sebagai klub amatir. Mereka akan turun ke kasta keempat dalam sepak bola Jerman, yaitu liga non-profesional alias amatir. Riwayatmu kini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nestapa Schalke: Dulu Penantang di Bundesliga, Sekarang Terancam Jadi Klub Amatir
Bundesliga 5 Februari 2024, 01:47
-
100 Persen! Xabi Alonso Diklaim Pasti Bersedia Ditunjuk Jadi Manajer Liverpool
Bundesliga 31 Januari 2024, 06:41
-
7 Bintang Bundesliga yang Bisa Dibawa Xabi Alonso ke Liverpool
Editorial 30 Januari 2024, 05:58
-
Tak Mau Kalah Dengan City, Liverpool Juga Ikut Kejar Kimmich
Bundesliga 29 Januari 2024, 20:58
-
Chelsea Ikut Daftarkan Diri Dalam Perburuan Striker Bayer Leverkusen
Bundesliga 29 Januari 2024, 20:33
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 01:21
-
Prediksi Napoli vs Verona 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 00:30
-
Tiket Persib vs Persija Sold Out, GBLA Bakal Dipenuhi Bobotoh
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 22:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40

























KOMENTAR