
Bola.net - Bayern Munchen nyaris menelan kekalahan memalukan saat menjamu tim juru kunci, Mainz. Harry Kane muncul sebagai penyelamat lewat gol penalti telat di Allianz Arena.
Hasil imbang 2-2 ini tentu mengejutkan banyak pihak mengingat performa kedua tim yang bak bumi dan langit. Bayern datang dengan rekor tak terkalahkan, sementara Mainz sedang terpuruk di dasar klasemen Liga Jerman.
Pasukan Vincent Kompany sebenarnya mendominasi penguasaan bola sejak menit awal laga. Namun, efisiensi serangan menjadi masalah utama tuan rumah malam itu.
Mainz yang kini dilatih Urs Fischer tampil sangat militan dan disiplin dalam bertahan. Mereka sukses mencuri satu poin berharga dari kandang sang raksasa Bavaria.
Drama Penalti Harry Kane

Bayern Munchen sempat berada di ujung tanduk saat tertinggal 1-2 di babak kedua. Gol kejutan dari Lee Jae-sung sempat membungkam publik tuan rumah.
Situasi genting ini memaksa Bayern melancarkan serangan total ke pertahanan lawan. Vincent Kompany bahkan melakukan perjudian taktik dengan memasukkan tenaga baru.
Keselamatan akhirnya datang jelang bubaran ketika Harry Kane ditarik jerseynya oleh Kacper Potulski di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih untuk tuan rumah.
Kapten Timnas Inggris itu menuntaskan tugasnya dengan dingin dari jarak 12 pas. Gol tersebut memastikan Bayern terhindar dari kekalahan perdana musim ini.
Sensasi Remaja Ajaib Lennart Karl

Sorotan positif justru mengarah pada sosok remaja berusia 17 tahun, Lennart Karl. Ia tampil gemilang dan sukses membuka keunggulan Bayern di menit ke-29.
Gol tersebut bermula dari kerja sama apik antara Michael Olise, Kane, dan Serge Gnabry. Karl dengan tenang menyambar bola dari jarak dekat untuk mencetak gol.
Pemain muda ini baru saja mencetak sejarah di Liga Champions dan membawa kepercayaan diri itu ke Bundesliga. Ia menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Mainz sepanjang laga.
Karl dinobatkan sebagai Man of the Match berkat kontribusi vitalnya dalam menyerang dan bertahan. Energinya di lapangan tengah benar-benar menghidupkan permainan Die Roten.
Perlawanan Sengit Mainz 05
Mainz datang ke Munich dengan status underdog di bawah asuhan pelatih baru, Urs Fischer. Namun, mereka justru tampil merepotkan dan sempat membalikkan keadaan.
Kiper Daniel Batz tampil heroik dengan melakukan sejumlah penyelamatan krusial. Ia sempat menggagalkan peluang emas Serge Gnabry dan Harry Kane.
Gol penyeimbang Mainz lahir di masa injury time babak pertama lewat sundulan Kacper Potulski. Gol ini meruntuhkan moral Bayern yang sempat unggul lebih dulu.
Di babak kedua, Mainz bahkan sempat memimpin lewat sundulan Lee Jae-sung. Mereka benar-benar menghukum kelengahan lini belakang tuan rumah lewat serangan balik efektif.
Kompany Mengaku Kecewa Berat
Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya pasca laga. Ia menyesalkan banyaknya peluang emas yang terbuang sia-sia.
Kompany menilai timnya seharusnya bisa menang mudah jika tampil lebih klinis. Hasil imbang ini terasa seperti kekalahan bagi sang pelatih.
"Ini mengecewakan terlepas dari siapa lawannya dan di mana," tegas Kompany.
"Kami selalu ingin menang, kami tidak berhasil melakukannya hari ini," lanjutnya.
Meskipun kecewa, Kompany mencoba melihat sisi objektif dari permainan anak asuhnya. Ia merasa timnya tetap menciptakan banyak peluang berbahaya.
"Hasil imbang adalah hasil yang fantastis bagi lawan," ujar Kompany mengakui.
"Tapi jujur saja: Kami bisa saja mencetak tiga atau empat gol lagi di hari lain," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nyaris Dipermalukan Juru Kunci! Penalti Harry Kane Selamatkan Bayern Munchen
Bundesliga 15 Desember 2025, 10:48
-
Prediksi Freiburg vs Dortmund 14 Desember 2025
Bundesliga 14 Desember 2025, 20:30
-
Prediksi Union Berlin vs Leipzig 13 Desember 2025
Bundesliga 12 Desember 2025, 17:25
-
Prediksi Bayern vs Mainz 14 Desember 2025
Bundesliga 12 Desember 2025, 15:33
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR