
Bola.net - PSG kembali menorehkan sejarah di panggung sepak bola Eropa. Klub asal Prancis itu sukses mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal dalam final dramatis yang berlangsung di Budapest.
Laga puncak berlangsung ketat dan harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga berakhirnya perpanjangan waktu. PSG akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3 dalam babak adu penalti.
Hasil tersebut tidak hanya memastikan trofi Liga Champions tetap berada di Paris, tetapi juga menempatkan PSG dalam daftar eksklusif klub-klub yang mampu mempertahankan gelar juara kompetisi paling bergengsi di Eropa.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Arsenal Unggul Lebih Dulu, PSG Bangkit di Babak Kedua

Arsenal memulai pertandingan dengan sempurna. Sama seperti saat tampil di final Liga Champions 20 tahun lalu, The Gunners berhasil mencetak gol lebih dahulu.
Gol pembuka lahir ketika sapuan Marquinhos membentur Leandro Trossard dan jatuh ke jalur Kai Havertz. Penyerang asal Jerman itu kemudian berlari dari area tengah lapangan sebelum melepaskan tembakan dari sudut sempit yang bersarang di atap gawang PSG.
Keunggulan tersebut bertahan cukup lama karena lini pertahanan Arsenal mampu meredam serangan sang juara bertahan. Namun, ketahanan mereka akhirnya runtuh menjelang pertengahan babak kedua.
Cristhian Mosquera menjatuhkan Khvicha Kvaratskhelia di dalam kotak penalti. Setelah pemeriksaan VAR yang cukup lama, wasit tetap menunjuk titik putih dan Ousmane Dembele sukses menaklukkan David Raya untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
PSG Menang Adu Penalti dan Ukir Sejarah

Skor imbang bertahan hingga waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir. Untuk pertama kalinya dalam satu dekade, final Liga Champions harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak adu penalti, PSG tampil lebih tenang. Arsenal akhirnya harus menerima kenyataan pahit setelah tendangan penentu Gabriel Magalhaes melambung di atas mistar gawang.
PSG pun memastikan kemenangan 4-3 dalam adu penalti dan mempertahankan mahkota Liga Champions yang mereka raih musim sebelumnya. Bagi Arsenal, hasil ini membuat mereka masih harus menunggu trofi Eropa pertama dalam sejarah klub.
Keberhasilan tersebut menjadikan PSG sebagai tim kedua yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions sejak format kompetisi berganti nama pada 1992.
Sebelumnya, hanya Real Madrid yang berhasil melakukannya saat menjuarai kompetisi itu tiga kali beruntun pada periode 2016 hingga 2018.
Final Liga Champions yang Ditentukan Adu Penalti
Final antara PSG dan Arsenal juga tercatat sebagai final Liga Champions pertama yang berakhir dengan adu penalti sejak 10 tahun lalu, yaitu ketika Real Madrid mengalahkan Atletico Madrid pada musim 2015/2016.
Dalam sejarah modern Liga Champions, beberapa final terkenal lainnya juga harus ditentukan melalui babak adu penalti. Di antaranya adalah kemenangan Chelsea atas Bayern Munchen pada 2011/2012, Manchester United atas Chelsea pada 2007/2008, Liverpool atas AC Milan pada 2004/2005, serta AC Milan atas Juventus pada 2002/2003.
Secara keseluruhan, PSG menjadi klub ke-10 dalam sejarah Piala Champions Eropa sejak 1955 yang berhasil menjuarai kompetisi tersebut secara beruntun. Capaian itu semakin menegaskan posisi mereka di antara klub-klub elite benua Eropa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 19:00
-
Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:30
-
Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:08
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR