
Bola.net - Chelsea dan Porto akan bersua di leg pertama perempat final Liga Champions 2020-21 di Ramos Sanchez Pizjuan, Kamis (07/04/2021) dini hari WIB.
Porto membuat kejutan di babak 16 besar. Armada Sergio Conceicao berhasil menjegal Juventus. Dalam dua leg mereka memang bermain imbang 4-4, namun wakil Portugal itu menang berkat aturan gol tandang.
Sementara itu Chelsea sebelumnya berhadapan dengan Atletico Madrid. Dalam dua leg mereka berhasil menang dengan agregat 3-0.
Kini Chelsea akan berduel lawan Porto. Di atas kertas, pasukan Thomas Tuchel tentu akan diunggulkan untuk menang.
Tim Bolanet pun memprediksi bahwa Chelsea akan bisa meraih kemenangan saat jumpa Porto, khususnya di leg pertama ini. Ada lima alasan mengapa The Blues akan bisa mengatasi The Dragons, julukan Porto.
Apa saja itu? Simak ulasannya berikut ini Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Absennya Oliveira dan Taremi
Ada beberapa pemain yang menjadi kunci utama kesuksesan Porto melaju hingga sejauh ini di pentas Liga Champions 2020-21. Di antaranya adalah striker Mehdi Taremi dan gelandang Sergio Oliveira.
Keduanya adalah langganan starter di Porto. Sayangnya, di leg pertama nanti keduanya terpaksa harus absen karena akumulasi kartu kuning. Abennya keduanya kemungkinan besar akan berdampak pada permainan The Dragons.
Taremi adalah tandemi setia Moussa Marega. Pemain asal Iran itu juga merupakan salah satu pemain yang tampil apik di sepanjang musim ini.
Ia juga salah satu pencetak gol terbanyak Porto dengan torehan 15 gol dari 38 pertandingan di semua kompetisi. Salah satunya saat menjebol gawang Juventus di leg pertama babak 16 besar lalu.
Demikian juga dengan Oliveira. Ia adalah pilar utama lini tengah Porto dan salah satu pemain yang tampil apik pada musim ini. Ia tak cuma berperan penting menjaga keseimbangan permainan timnya.
Oliveira juga memberikan nilai plus melalui asupan golnya. Sejauh ini ia telah menyumbangkan 19 gol dari 39 pertandingan di semua ajang kompetisi. Termasuk, dua golnya ke gawang Juventus di leg kedua lalu.
Ada Olivier Giroud
Lini serang Chelsea musim ini memang kurang memuaskan. Sebab Timo Werner tampil tak sesuai ekspektasi.
Namun ia tampil cukup lumayan di Liga Champions sejauh ini dengan Chelsea. Ia sudah mengemas tiga gol bagi The Blues.
Tapi ancaman terbesar dari lini serang Chelsea bukan berasal dari Werner. Justru ancaman itu datang dari sang pemain pengganti, Olivier Giroud.
Penyerang gaek asal Prancis itu adalah pemain dengan rating penampilan terbaik kedua di Liga Champions musim ini versi WhoScored (7.27). Ia cuma kalah dari Cesar Azpilicueta (7.36).
Giroud juga, secara cukup mengejutkan, adalah top skor Chelsea di Liga Champions. Ia telah mengemas enam gol sejauh ini. Jelas, jika dimainkan oleh Thomas Tuchel, ia akan jadi ancaman terbesar bagi Porto.
Motivasi Chelsea
Sejak dilatih oleh Thomas Tuchel, performa Chelsea membaik. Hasil-hasil positif pun sukses diraih oleh The Blues.
Chelsea tak terkalahkan sejak laga debutnya pada 28 Januari 2021 lalu. Dalam 14 laga, The Blues meraih 10 kemenangan, empat sisanya berakhir seri.
Akan tetapi pada akhirnya Tuchel merasakan kekalahan perdananya di Chelsea. Saat jumpa West Brom di Stamford Bridge, The Blues dipermak dengan skor 2-5.
Chelsea tentu ingin segera menebus kekalahan tersebut. Porto pun akan menjadi lawan yang tepat untuk jadi pelampiasan kekecewaan The Blues.
Faktor Pelatih
Porto memang bisa mengalahkan Juventus. Bisa dikatakan hal tersebut tak lepas dari faktor Andrea Pirlo yang belum berpengalaman.
Kini Porto harus berhadapan dengan Chelsea yang dilatih oleh Thomas Tuchel. Level pelatih asal Jerman ini tentu berbeda dengan Pirlo.
Tuchel sudah banyak makan asam garam, termasuk di Liga Champions. Ia pernah menangani Borussia Dortmund dan PSG sebelum mendarat di Chelsea.
Tuchel juga sempat membawa PSG masuk ke final Liga Champions musim lalu. Dengan adanya pelatih 47 tahun ini, Porto akan menghadapi lawan yang jauh lebih berat ketimbang Juventusnya Pirlo.
Sejarah Porto
Porto memiliki sejarah yang kurang mendukung mereka di babak perempat final ini, maupun melawan Chelsea. Sejak menjadi juara Liga Champions pada musim 2003-04 silam, The Dragons cuma menang sekali saja dari enam laga mereka di babak perempat final.
Rinciannya, imbang sekali dan kalah empat kali. Kemenangan terakhir yang mereka dapatkan adalah saat bermain melawan Bayern Munchen di bulan April tahun 2015 silam. Namun demikian mereka tereliminasi dengan agregat 7-4.
Kemudian dalam sejarah pertemuannya dengan Chelsea, rekor Porto juga buruk. Mereka kalah lima kali dari delapan kali bentrokan di Liga Champions.
Mereka cuma menang dua kali dan sisanya sekali berakhir imbang. Porto sendiri terakhir kali jumpa Chelsea di Liga Champions pada babak 16 besar musim 2006-07 silam. Saat itu mereka kalah dengan agregat 3-2.
(WhoScored/Transfermarkt/Soccerway)
Jangan Lewatkan:
- Bos Porto Waspadai Kebangkitan Chelsea
- Thomas Tuchel: Porto Underdog, Kami dari Inggris Mereka dari Portugal
- Berbaikan Usai Usai Adu Jotos, Rudiger dan Kepa Dapat Pujian dari Thomas Tuchel
- Revolusi! Thomas Tuchel Bakal Lepas 9 Pemain Bintang Chelsea, Siapa Saja?
- Prediksi Porto vs Chelsea, 8 April 2021
- 5 Pemain yang Bisa Bantu Porto Kalahkan Chelsea
- 5 Hal yang Bisa Dilakukan Porto untuk Kalahkan Chelsea
- 5 Fakta Menarik Jelang Duel Porto Vs Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Haaland Kemahalan, Chelsea Beralih ke Striker Ini
Liga Inggris 7 April 2021, 22:14
-
Saingi Manchester United, Chelsea Juga Kejar Nikola Milenkovic
Liga Inggris 7 April 2021, 19:00
-
Demi Ambisi Pribadi, Sergio Aguero Bakal Pindah ke Chelsea?
Liga Inggris 7 April 2021, 17:00
-
Bos Porto Waspadai Kebangkitan Chelsea
Liga Champions 7 April 2021, 16:20
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR