
Bola.net - Arsenal unggul 1-0 atas PSG pada babak pertama final Liga Champions 2025/2026. Kunci keunggulan Arsenal itu adalah lini belakang yang bermain solid, selain aksi berkelas Kai Havertz.
Laga final Liga Champions digelar di Puskas Arena, Sabtu (30/5) malam WIB. The Gunners unggul cepat pada menit ke-6 lewat aksi Kai Havertz. Pemain asal Jerman itu mencetak gol usai memanfaatkan bola liar sapuan Marquinhos.
Setelah unggul, Arsenal bermain gaya khas mereka. The Gunners menunjukkan performa yang secara konsisten mereka tampilkan sepanjang musim 2025/2026, terutama di Liga Champions.
Pasukan Mikel Arteta bermain dengan sangat solid. Struktur dan organisasi permainan Arsenal sangat bagus. Para pemain sangat disiplin, terutama dua bek sayap yakni Cristhian Mosquera dan Piero Hincapie.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pertahanan Arsenal Sulit Ditembus

PSG dikenal dengan serangan cepat dan pandai memanfaatkan ruang. PSG punya pemain yang kuat dalam duel satu lawan satu seperti Dembele, Doue, dan Kvaratskhelia untuk menunjang skema tersebut.
Namun, Arsenal berhasil meredam kekuatan PSG itu. Pasukan Mikel Arteta menjaga agar garis pertahanan mereka tidak terlalu tinggi. Bukan hanya kuartet bek tengah, akan tetapi juga dua gelandang.
Declan Rice dan Lewis-Skelly menjaga kerapatan antara lini belakang dan tengah dengan baik. Faktor itu membatasi kreativitas Fabian Ruiz yang biasanya muncul sebagai pemecah kebuntuan.
"Arsenal sangat terorganisir, dan mereka menjaga formasi mereka di tepi area pertahanan mereka sendiri," kata pandit BBC Sport, Nedum Onuoha.
Penguasaan Bola Semu PSG

PSG sangat dominan dalam penguasaan bola, akan tetapi tidak mampu menembus lini belakang Arsenal. Pada 30 menit awal laga, penguasaan bola PSG terasa semu. Mereka dominan, tapi tidak mengancam.
PSG baru menemukan celah selepas menit ke-30. PSG hanya mampu melepas satu shots on target pada babak pertama, lewat aksi Fabian Ruiz. Namun, upaya itu tidak benar-benar memberi ancaman.
Penguasaan bola PSG yang mencapai 77 persen seolah tidak berguna jika melihat minimnya ancaman ke gawang Arsenal.
"PSG menguasai bola begitu lama, tetapi semakin lama Arsenal membuat mereka frustrasi, semakin besar kemungkinan mereka akan terlalu gegabah dan meninggalkan ruang di lini belakang," kata Onuoha.
Arsenal Memegang Kendali

Arsenal memang hanya memiliki 23 persen penguasaan bola. Namun, menurut analisis Onuoha, The Gunners justru memegang kendali. Martine Odegaard dan kolega juga menunjukkan komitmen yang besar ketika bertahan.
"Mereka melakukan penjagaan ganda di sisi sayap dan, setiap kali ada ancaman tembakan, pemain PSG akan mendapat tekanan. Jika PSG berhasil masuk ke area pertahanan Arsenal, maka akan terjadi beberapa tekel yang signifikan juga," katanya.
"Dari sudut pandang mantan pemain bertahan, Arsenal sangat terorganisir. Bukan hanya pemain bertahan mereka yang bertahan dengan baik, tetapi juga gelandang dan penyerang mereka," tegas Onuoha.
Daftar Susunan Pemain

PSG (4-3-3): Matvey Safonov; Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Fabian Ruiz, Vitinha, Joao Neves; Desire Doue, Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia.
Pelatih: Luis Enrique.
Arsenal (4-3-3): David Raya; Cristhian Mosquera, William Saliba, Gabriel Magalhaes, Piero Hincapie; Martin Odegaard, Declan Rice, Myles Lewis-Skelly; Bukayo Saka, Kai Havertz, Leandro Trossard.
Pelatih: Mikel Arteta.
Baca Ini Juga
- Kisah Pilu Steve Finnan: Legenda Liverpool Terpaksa Jual Medali Juara Liga Champions karena Masalah Keuangan
- Inilah Susunan Pemain PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026
- David Raya vs Matvey Safonov: Siapa Lebih Unggul Jika Final Liga Champions Ditentukan Adu Penalti?
- Di Mana Tempat Menonton PSG vs Arsenal?
- PSG Siapkan Bonus Fantastis Jika Kalahkan Arsenal di Final Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 19:00
-
Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:30
-
Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:08
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR