
Bola.net - Permasalahan besar yang terus mengganggu Barcelona musim ini sampai di telinga salah satu mantan pemain mereka, Bojan Krkic. Menurutnya, Barca yang sekarang sudah tenggelam terlalu dalam.
Barca gagal total di kompetisi domestik musim ini, juga ada permasalahan internal yang terlalu parah. Sekarang, harapan mereka hanya tersisa di Liga Champions, yang bakal dimulai Agustus nanti.
Menjuarai kompetisi itu jelas sulit, terlebih karena Barca gagal total di Liga Champions dalam dua musim terakhir. Namun, sekarang trofi Liga Champions dipandang sebagai satu-satunya cara untuk memperbaiki musim Barca.
Pandangan inilah yang tidak benar-benar disetujui oleh Bojan. Apa katanya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Seharusnya membantu
Bukan bermaksud meremehkan trofi UCL, Bojan tahu kemenangan bakal mengobati musim Barca. Namun, andai juara pun, dia mewanti-wanti aga Barca tidak melupakan akar permasalahan mereka.
"Jika mereka bisa menyingkirkan Napoli, mereka hanya berjarak tiga pertandingan untuk menjadi juara Eropa dan itu seharusnya bisa membantu pasukan Setien," buka Bojan kepada Sport.
"Namun, jangan salah paham. Lebih dari hasrat untuk menjuarai Liga Champions, fans ingin mengembalikan nilai-nilai tradisional Barca. Mereka menginginkan merasakan identitas tim dalam proyek yang stabil."
"Dan karena itulah, jika mereka benar bisa jadi juara, trofi Liga Champions minimal bakal menutupi masalah di klub sebenarnya. Kasusnya seperti bisa makan hari ini, tapi besok akan kembali lapar," imbuhnya.
Ada yang lebih penting
Intinya, Bojan yakin masalah Barca yang sekarang sudah terlalu besar. Trofi UCl hanya akan menambal sebagian masalah, bukan benar-benar membereskannya.
Jika benar-benar mau tampil lebih baik musim depan dan musim-musim berikutnya, Barca harus menemukan sumber permasalahan mereka.
"Meraih trofi terbesar di Eropa untuk keenam kalinya memang penting dan pantas dirayakan, tapi kita tidak bisa membiarkan sinar trofi itu mengalihkan perhatian dari prioritas yang lebih penting," sambung Bojan.
"Barca seharusnya tidak hanya mengincar trofi Liga Champions, tapi juga ingin kembali ke diri mereka dahulu: yakni tim yang dicemburui dunia sepak bola," tutupnya.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
- Beda Nasib Real Madrid dan Barcelona Musim Ini: Yang Satu Juara, Satunya Lagi?
- Rugi Sampai Rp3,4 Triliun, Presiden Barcelona pun Pasrah Kalau Sudah Bicara Uang
- Pertanyaan Besar: Apakah Ada Orang Gila yang Tidak Mau Messi dalam Timnya?
- Sukses di Leeds United, Lionel Messi Ingin Barcelona Datangkan Marcelo Bielsa?
- Inter Milan Menggoda, Lionel Messi Punya 2 Alasan untuk Tinggalkan Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR