
Bola.net - Arsenal melangkah ke matchday ketujuh Liga Champions dengan status istimewa sebagai satu-satunya tim yang belum tersentuh kekalahan. Tantangan besar kini menanti saat mereka bertandang ke markas Inter Milan di San Siro, Rabu (21/01/2026) dini hari WIB.
Laga ini bukan sekadar perebutan poin, tetapi juga ujian mental bagi skuad Mikel Arteta. Inter merupakan runner-up musim lalu dan dikenal sebagai tim yang sangat tangguh saat bermain di kandang.
Bagi Arsenal, satu poin saja sudah cukup untuk memastikan tiket otomatis ke babak 16 besar. Namun kemenangan akan membawa mereka mencetak rekor pribadi berupa tujuh kemenangan beruntun di kompetisi antarklub elite Eropa.
Di sisi lain, Inter datang dengan kepercayaan diri tinggi usai hasil positif di kompetisi domestik. Ketajaman lini depan dan rekor tandang buruk The Gunners di Negeri Pizza menjadi modal besar untuk menghentikan laju sempurna The Gunners.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Arsenal dan Rekor Mentereng di Eropa

Arsenal tampil luar biasa sepanjang fase liga Liga Champions musim ini dengan menyapu bersih enam laga awal. Mereka mencatatkan agregat gol mencolok 17-1 serta mengoleksi lima clean sheet.
Dalam rentetan kemenangan tersebut, Arsenal mampu menumbangkan lawan-lawan berat seperti Bayern Munchen dan Atletico Madrid. Konsistensi lini belakang menjadi salah satu kunci utama dominasi mereka.
Catatan selisih gol +16 itu menempatkan Arsenal sejajar dengan Liverpool musim 2017/18 sebagai tim Inggris paling produktif di enam laga awal UCL sejak 1992/93. Saat itu, Liverpool mencetak 23 gol dan kebobolan enam kali sebelum akhirnya finis sebagai runner-up.
Lautaro Martinez, Ancaman Nyata untuk Arsenal

Lautaro Martinez memiliki rekam jejak impresif di laga kandang Liga Champions sejak awal 2025. Catatan The Analyst menunjukkan ia menjadi salah satu top skor kandang dengan delapan gol, sejajar dengan Serhou Guirassy.
Pada musim ini, penyerang asal Argentina tersebut telah tampil lima kali di Liga Champions. Dari jumlah itu, ia mencetak empat gol, termasuk ke gawang Slavia Praha dan Kairat Almaty.
Ketajaman Lautaro di area penalti dan kemampuannya memanfaatkan celah kecil menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Arsenal. Terlebih jika lawan tidak tampil dengan komposisi terbaik di lini belakang.
Rekor Buruk Arsenal di Tanah Italia

Pertemuan ini akan menjadi duel keempat Arsenal dan Inter di Liga Champions. Dari tiga pertemuan sebelumnya, Inter berhasil meraih dua kemenangan.
Salah satunya terjadi pada fase liga musim lalu ketika penalti Hakan Calhanoglu memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi Inter. Hasil tersebut menambah daftar panjang kesulitan Arsenal saat bermain di Italia.
Dalam lima lawatan terakhir ke Italia di Liga Champions, Arsenal belum pernah menang. Mereka hanya meraih satu hasil imbang dan gagal mencetak satu gol pun sejak kemenangan terakhir atas AC Milan pada Maret 2008 dengan skor 2-0.
Potensi Celah di Lini Belakang Arsenal

Arsenal diperkirakan masih belum bisa menurunkan beberapa pemain belakang andalannya. Max Dowman, Piero Hincapie, dan Riccardo Calafiori masih berkutat dengan cedera.
Situasi ini membuka peluang bagi Cristhian Mosquera untuk mendapatkan menit bermain. Bek muda tersebut baru pulih dari cedera pergelangan kaki yang membuatnya absen selama enam pekan.
Mosquera sebelumnya hanya menjadi cadangan yang tak dimainkan saat menghadapi Nottingham Forest. Jika Arteta memilih merotasi Gabriel Magalhaes atau William Saliba, celah di lini belakang bisa muncul dan berpotensi dimanfaatkan oleh Lautaro Martinez.
Klasemen Liga Champions
(Bola/The Analyst)
Baca Juga:
- Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
- Statistik Inter Milan vs Arsenal yang Harus Kamu Tahu: Rekor 7 'Keajaiban' dan Misi Gol ke-400
- Battle of WAGs Liga Champions 2025/2026: Inter vs Arsenal
- Inter Milan Ingin Hapus Kutukan Laga Besar saat Hadapi Arsenal di Liga Champions
- Christian Chivu Tegaskan Inter Milan Tahu Cara Hadapi Arsenal
- Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
- Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
- Inter vs Arsenal: Adu Superioritas Penguasa Serie A dan Premier League di Giuseppe Meazza
- Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




















KOMENTAR