
Bola.net - Cesc Fabregas membawa Como meraih kemenangan bersejarah 4-1 atas Leipzig pada debut Liga Champions 2026-27. Meski menikmati pencapaian besar tersebut, sang pelatih langsung meminta anak asuhnya mengalihkan perhatian ke Serie A.
Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan Maximo Perrone mencetak gol dalam kemenangan meyakinkan di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Hasil tersebut menjadikan Como klub Italia keempat yang mampu memenangkan laga debut mereka di European Cup atau Liga Champions.
Bagi Como, kemenangan ini menjadi buah dari perkembangan klub dalam beberapa musim terakhir. Namun, Fabregas tidak ingin atmosfer Liga Champions membuat tim kehilangan fokus ketika kembali menghadapi tuntutan kompetisi domestik.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pertandingan Berikutnya Sudah Menanti
Fabregas mengakui kemenangan atas Leipzig memiliki arti besar bagi Como dan seluruh kota. Akan tetapi, pelatih asal Spanyol tersebut ingin perayaan segera berakhir karena pertandingan berikutnya sudah menanti.
"Saya bahagia, tetapi itu hanya akan berlangsung selama lima menit, karena setelah itu kami harus mempersiapkan diri menghadapi Parma pada Senin dan membutuhkan energi yang sama seperti malam ini," ujar Fabregas kepada Sky Sport Italia.
Ia juga memahami arti historis pertandingan tersebut bagi klub yang baru pertama kali tampil di Liga Champions. Menurutnya, pencapaian itu merupakan hadiah atas kerja keras Como sepanjang musim sebelumnya.
Serie A Tetap Jadi Prioritas
Fabregas menegaskan bahwa target utama Como tetap berada di kompetisi domestik. Konsistensi di Serie A menjadi fondasi penting agar mereka kembali mendapatkan kesempatan tampil di Liga Champions.
"Namun, Serie A tetap menjadi target terpenting. Bagaimanapun, kompetisi itulah yang memungkinkan kami kembali ke Liga Champions," kata Fabregas.
Como saat ini berada di posisi keempat Serie A dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Mereka mengantongi dua kemenangan dan satu hasil imbang sebelum menghadapi Parma pada Senin, 14 September.
Como Hadapi Ujian Fisik
Kemenangan besar atas Leipzig juga mempertegas kualitas Como dalam menjalani malam bersejarah di Eropa. Mereka unggul dalam penciptaan peluang besar dan mencatat expected goals (xG) 2,30 berbanding 1,42 milik Leipzig.
Namun, jadwal padat akan segera menguji kedalaman skuad Como. Fabregas meminta para pemain tetap rendah hati dan mampu mempertahankan performa ketika harus bertanding setiap tiga hari.
"Kami adalah tim muda yang mendapatkan tambahan energi dari Liga Champions, tetapi saya akan sangat marah jika kemudian kami tidak memberikan seluruh kemampuan di Serie A. Kami harus rendah hati dan mampu tampil setiap tiga hari," ujar Fabregas.
Pertandingan melawan Parma menjadi ujian pertama setelah malam spektakuler di Liga Champions. Como perlu menjaga konsistensi agar kemenangan atas Leipzig tidak berhenti sebagai pencapaian bersejarah, tetapi menjadi awal dari musim yang lebih besar.
Sumber: GOAL
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Liga Champions 11 September 2026, 14:15

LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR