
Bola.net - RB Leipzig mengawali Liga Champions 2026-27 dengan kekalahan telak 1-4 dari Como di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Pelatih Martin Demichelis kecewa berat setelah lini belakang timnya memberikan peluang mudah kepada tuan rumah.
Como tampil meyakinkan dalam debut bersejarah mereka di kompetisi Eropa setelah menunggu 119 tahun. Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan Maximo Perrone mencetak gol untuk membawa wakil Italia tersebut meraih kemenangan besar.
Hasil ini juga membuat Como menjadi klub Italia kedua yang mencetak setidaknya empat gol dalam debut European Cup atau Liga Champions. Mereka menyamai pencapaian Sampdoria yang pernah menang 4-0 atas Rosenborg pada 1991.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Demichelis Kritik Pertahanan Leipzig
Demichelis tidak menutupi kekecewaannya terhadap performa Leipzig di lini belakang. Kesalahan Ridle Baku dalam membuang bola memberi kesempatan bagi Baturina untuk membuka keunggulan Como.
Baturina kemudian kembali berperan dalam gol kedua tuan rumah. Umpannya berhasil membelah pertahanan yang dikawal Castello Lukeba sebelum Douvikas menggandakan keunggulan.
Demichelis menilai kesalahan tersebut tidak seharusnya terjadi di level Liga Champions. "Sulit memberikan analisis yang tepat saat ini. Lawan jauh lebih baik daripada kami," ujar Demichelis.
2 Gol Pertama Jadi Hadiah
Pelatih asal Argentina itu juga menyoroti buruknya struktur Leipzig ketika kehilangan bola. Menurutnya, timnya tidak mampu menjaga organisasi permainan untuk menghadapi serangan Como.
"Kami membutuhkan struktur yang lebih baik saat tanpa bola, tetapi itu tidak terjadi. Dua gol pertama adalah hadiah. Anda tidak bisa bertahan seperti itu di level ini," kata Demichelis.
Leipzig sebenarnya meningkatkan penguasaan bola setelah turun minum. Namun, Como tetap mampu memanfaatkan serangan pertama mereka pada babak kedua untuk mencetak gol melalui Diao.
Perombakan Skuad Jadi Masalah
Demichelis turut membandingkan kematangan kedua tim dalam hal kerja sama di lapangan. Como telah bermain bersama selama sekitar tiga tahun dan memiliki identitas yang semakin kuat di bawah kepemilikan Djarum Group.
"Kami juga harus mengakui bahwa lawan sudah bermain bersama selama sekitar tiga tahun dan memiliki identitas yang jelas. Itu terlihat malam ini," ujar Demichelis.
Leipzig datang dengan delapan pemain baru dalam skuad sehingga proses membangun kekompakan masih berlangsung. "Kami memiliki delapan pemain baru di skuad. Itu juga terlihat. Pada babak kedua, kami lebih banyak menguasai bola, tetapi serangan pertama Como berujung gol. Sulit melihat hal positif saat ini," katanya.
Leipzig kini harus segera bangkit di Bundesliga sebelum kembali bertanding di Liga Champions. Mereka akan menghadapi PSV Eindhoven pada matchday kedua pada 13 Oktober dan perlu memperbaiki organisasi pertahanan sebelum laga tersebut.
Sumber: GOAL
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Liga Champions 11 September 2026, 14:15

LATEST UPDATE
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR