Bola.net - - Federasi sepak bola Belanda KNVB resmi meliburkan Eredivisie selama satu pekan demi membantu Ajax Amsterdam untuk bersiap melawan Tottenham Hotspur di semifinal Liga Champions musim ini.
Ajax lolos ke semifinal usai menyingkirkan dua kandiat juara di fase sebelumnya. Setelah menjungkalkan Real Madrid di babak 16 besar, Matthijs de Ligt cs suskes menumbangkan Juventus di perempat final.
Di semifinal pertama mereka sejak 1996 silam, Ajax bakal menghadapi Tottenham yang di perempat final secara dramatis sukses menyingkirkan Manchester City.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Perubahan Jadwal
Ajax dijadwalkan bakal melawat ke markas Tottenham lebih dulu di leg pertama, Selasa (30/4) waktu setempat mendatang sebelum kemudian sepekan berselang berbalik menjadi tuan rumah di leg kedua.
Menurut jadwal yang seharusnya, Ajax dijadwalkan melawan De Graafschap dalam lanjutan Eredivisie, hanya 48 jam sebelum lawatan ke kandang Spurs.
Opsi memindahkan jadwal De Graafschap vs Ajax ke hari Jumat atau Sabtu rupanya tak bisa dilakukan karena bertepatan dengan libur nasional di Belanda, yang artinya mereka tidak dapat memberikan pengawasan yang memadai.
Sebagai jalan keluar, KNVB pun memutuskan untuk menunda semua laga di pekan tersebut menjadi pada Rabu (15/5) mendatang sekaligus membuat pekan ini menjadi pekan penutup di Eredivisie musim ini.
KNVB menilai keputusan ini lebih adil daripada hanya mengubah satu jadwal pertandingan, karena Ajax sendiri bersaing dalam perebutan gelar liga dan De Graafschaft berjuang menghindari degradasi.
Jalan Terus Meski Diprotes
Meski demikian, bantuan dari Eredivisie tersebut sempat mendapat penolakan dari beberapa klub. Namun Presiden KNVB Eric Gudde tetap bersikeras untuk mendukung Ajax agar juara di Eropa.
"Kami mencari semua cara untuk memindahkan pertandingan agar Ajax bisa melangkah sejauh mungkin di Liga Champions," ujar Gudde di laman resmi KNVB.
"Saya menghargai itu. Ini tidak saja membantu Ajax. Ini dilakukan untuk membantu sepak bola Belanda secara keseluruhan, karena sukses di Eropa itu sangat berarti," tegasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho Beber Alasan Juve Kalah dari Ajax
Liga Champions 19 April 2019, 23:49
-
Bantu Ajax Juara Liga Champions, Eredivisie Libur Satu Pekan
Liga Champions 19 April 2019, 22:22
-
Mourinho: Butuh Sangkar untuk Matikan Messi
Liga Champions 19 April 2019, 21:47
-
Tembus Semifinal, Spurs Makin Yakin Juara Liga Champions
Liga Champions 19 April 2019, 13:30
-
Alonso Dukung Liverpool Juara Liga Champions Musim Ini
Liga Champions 19 April 2019, 12:30
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
-
Arsenal Dapat Kabar Baik, Eze Siap Tampil Siap Tampil Lawan Bournemouth
Liga Inggris 10 April 2026, 21:53
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSBS 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:43
-
Hansi Flick Akui Barcelona Prioritaskan Liga Champions Ketimbang La Liga
Liga Spanyol 10 April 2026, 21:35
-
Resmi: Ini Pelatih Sementara Timnas Italia Pengganti Gennaro Gattuso
Piala Dunia 10 April 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45


























KOMENTAR