Bola.net - - Skipper Juventus Gianluigi Juventus mengaku lebih suka berhadapan dengan Real Madrid dalam dua leg meski juga membantah bahwa timnya bakal tak terkalahkan dalam format pertandingan seperti itu.
Skuat Juve punya kenangan buruk jika berhadapan dengan tim asuhan Zinedine Zidane itu dalam satu leg. Pada final Liga Champions 2017 lalu, Bianconeri dipermak oleh El Real dengan skor telak 4-1.
Akan tetapi ceritanya berbeda jika Bianconeri berduel melawan Madrid dalam dua leg. Rekor mereka lebih positif. Bianconeri berhasil menang dalam empat pertemuan terakhir kedua tim dalam format dua leg, termasuk di semifinal tahun 2014-15.
Kini, Juve akan berduel lagi dengan Madrid dalam dua leg di babak perempat final. Mereka bisa lebih senang menghadapi Cristiano Ronaldo cs kali ini dengan rekor yang bagus itu.
Walau demikian, Buffon menegaskan timnya bukanlah tim yang layak diunggulkan meski didukung rekor tersebut. Menurutnya peluang kelolosan Juve dan Madrid tetap sama besarnya.
"Saya selalu berpikir akan lebih baik memainkannya dua kali daripada dalam satu pertandingan," katanya. “Saya menyadari bahwa dalam 180 menit kami mengalahkan Barcelona dan di 90 menit kami kalah dari Madrid," ucapnya pada AS.
“Saya tidak tahu apakah kami tidak terkalahkan, tetapi kami adalah tim yang sulit bagi siapa pun untuk dihadapi dan saya harap kami dapat membuktikannya," seru Buffon.
“Tapi kami bukan favorit, ingat itu. Mereka mengatakan kami memiliki 50% peluang untuk lolos tetapi saya tidak setuju. Kami memiliki peluang, ya, karena kami adalah tim yang ambisius dan tim kami terdiri dari pemain dengan banyak sejarah. Tetapi kami menghadapi yang terbaik," tegasnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Buffon Lebih Senang Hadapi Madrid Dalam Dua Leg
Liga Champions 2 April 2018, 19:49
-
Final UCL 2017, Buffon Akui Juve Salah Karena Kepedean
Liga Champions 2 April 2018, 19:29
-
Termasuk Nacho, Real Madrid Boyong Semua Pemain ke Turin
Liga Champions 2 April 2018, 19:07
-
Buffon: Kualitas Casillas Tidak Normal
Liga Champions 2 April 2018, 18:51
-
Kekalahan Milan Jadi Sumber Kebahagiaan Skuat Juve
Liga Italia 2 April 2018, 18:23
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR