Bola.net - - Gianluigi Buffon mengungkapkan skuat terlalu merasa percaya diri bisa meraih kemenangan saat berduel lawan Real Madrid di final Liga Champions 2017 lalu dan menyebut hal itu sebenarnya merupakan sebuah kesalahan besar.
Juve tampil sangat solid di sepanjang perhelatan kompetisi Liga Champions pada musim 2016-17 itu. Di grup H, mereka tampil enam kali tanpa tersentuh kekalahan.
Di babak 16 besar pasukan Massimiliano Allegri sukses membekuk Porto dengan agregat 3-0. Kemudian di babak perempat final, Juve tampil sangat apik dengan menyingkirkan Barcelona juga dengan agregat 3-0. Mereka juga tak tersentuh kekalahan sama sekali.
Di babak semifinal, mereka sukses membekap AS Monaco yang tampil mengejutkan dengan agregat 4-1. Juve kemudian digadang-gadang bakal bisa mengimbangi atau bahkan mengalahkan Madrid di final.
Bianconeri memang sempat tampil cukup bagus di awal. Akan tetapi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan menunjukkan kelasnya dan kemudian berhasil menang dengan skor telak 4-1.
“Kami berangkat ke Cardiff dengan kepercayaan diri yang sangat besar - mungkin terlalu berlebihan - dan itu mungkin kesalahan pertama dan paling serius yang kami buat di final itu,” akunya kepada AS.
“Tetapi kita tidak boleh menyalahkan diri sendiri: mereka layak menang karena mereka terbukti menjadi tim yang lebih kuat di lapangan," tegasnya.
Sekarang, Juve akan berduel dengan Madrid lagi di perempat final Liga Champions. Untuk pertemuan kali ini, Buffon berharap timnya sudah tampil lebih baik lagi dari musim-musim sebelumnya.
“Saya harap kita bisa menemukan senjata untuk membuat pertandingan lebih seimbang kali ini,” seru Buffon.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Buffon Lebih Senang Hadapi Madrid Dalam Dua Leg
Liga Champions 2 April 2018, 19:49
-
Final UCL 2017, Buffon Akui Juve Salah Karena Kepedean
Liga Champions 2 April 2018, 19:29
-
Termasuk Nacho, Real Madrid Boyong Semua Pemain ke Turin
Liga Champions 2 April 2018, 19:07
-
Buffon: Kualitas Casillas Tidak Normal
Liga Champions 2 April 2018, 18:51
-
Kekalahan Milan Jadi Sumber Kebahagiaan Skuat Juve
Liga Italia 2 April 2018, 18:23
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR