
Bola.net - Bek Juventus Matthijs de Ligt mengaku ia mengabaikan semua kritikan dari media yang diarahkan kepada dirinya.
De Ligt dibeli dengan sangat mahal dari Ajax Amsterdam pada musim panas 2019 kemarin. Maka wajar apabila ada ekspektasi besar yang dialamatkan pada pemain asal Belanda tersebut.
Namun ternyata De Ligt tak bisa tampil sesuai ekspektasi. Malah ia sempat dijadikan cadangan lebih dahulu oleh Maurizio Sarri sebelum akhirnya mendapat tempat di skuat inti Juve berkat cederanya Giorgio Chiellini.
Penampilan De Ligt sendiri tetap tak membuat media di Italia terkesan. Alhasil mereka pun melontarkan kritikan kepada bek berusia 20 tahun tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tidak Baca
De Ligt paham bahwa media Italia menulis hal yang tidak mengenakkan. Akan tetapi ia memilih mengabaikannya.
"Saya bekerja lebih banyak di gym di Ajax daripada di sini. Jadi itu hanya mitos [bahwa saya menghabiskan waktu terlalu lama di gym]," serunya pada De Telegraaf.
"Saya tidak terlalu memahami kritik karena saya tidak banyak membaca lagi, jujur saja," ungkap De Ligt.
Puas
De Ligt ikut tampil saat Juventus menjamu Lokomotiv Moscow di laga matchday ketiga Liga Champions di Turin, Rabu (23/10/2019) dini hari WIB. Bianconeri awalnya menghadapi perlawanan yang sengit dari wakil Rusia tersebut.
Akan tetapi pada akhirnya mereka menang 2-0. Pahlawan kemenangan Bianconeri adalah Paulo Dybala.
Usai laga, De Ligt mengaku cukup puas dengan penampilannya. Sebab ia merasa telah berhasil membatasi serangan-serangan lawan dengan bagus.
"Saya pikir saya bermain bagus. Saya main solid dan stabil, dan saya tidak melakukan banyak kesalahan," akunya.
“Saya hanya harus melakukan pekerjaan saya dan itu bertahan. Lokomotiv nyaris tidak memiliki tembakan ke gawang," serunya.
Matthijs De Ligt sejauh ini telah bermain sebanyak sembilan kali bagi Juventus di semua ajang kompetisi. Ia telah bermain sebanyak 810 menit.
(De Telegraaf)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tua-Tua Keladi, Ini Rahasia Ronaldo Tetap Moncer di Usia Senja
Liga Inggris 23 Oktober 2019, 20:00
-
Dapat Kritikan dari Media, De Ligt Cuek-cuek Saja
Liga Champions 23 Oktober 2019, 19:58
-
Ini Penyebab Cristiano Ronaldo Jadi Pemain Kelas Dunia di Manchester United
Liga Inggris 23 Oktober 2019, 19:40
-
Kalahkan Lokomotiv Moscow, Sarri Puji Mental Juara Juventus
Liga Champions 23 Oktober 2019, 17:20
-
Mainkan Dybala, Higuain dan Ronaldo Bersamaan itu Tidak Mustahil
Liga Champions 23 Oktober 2019, 17:00
LATEST UPDATE
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR