Bola.net - Sebuah pujian disematkan Maurizio Sarri kepada skuat Juventus. Sarri menyebut anak asuhnya memiliki mentalitas juara sehingga mereka bisa memenangkan pertandingan melawan Lokomotiv Moscow dini hari tadi.
Si Nyonya Tua bertandang ke Rusia dini hari tadi. Mereka menantang Lokomotiv Moscow untuk pertandingan ketiga grup D Liga Champions musim ini.
Pada laga itu, Juventus tertinggal lebih dahulu melalui gol Aleksei Miranchuk di menit 30. Namun tim asal Turin itu tidak kenal menyerah sehingga mereka membalikkan kedudukan di babak kedua berkat brace Paulo Dybala.
Sarri mengaku bahwa untuk bisa comeback di laga tandang di Rusia itu bukan pekerjaan yang mudah. "Semua pertandingan pasti menjadi lebih sulit ketika anda tertinggal terlebih dahulu," beber Sarri kepada Goal International.
Baca komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tetap Yakin
Sarri mengaku terkesan bahwa timnya tidak patah arang setelah tertinggal lebih dahulu dari tuan rumah.
Ia menyebut para pemainnya bermain dengan tenang sehingga mereka berhasil membalikkan kedudukan di babak kedua.
"Kami bermain dengan baik dan tetap tenang dan kami juga berani mengambil lebih banyak resiko dengan para penyerang kami. Kami tahu bahwa kami bisa membalikkan keadaan."
Faktor Kelelahan
Sarri juga memiliki penjelasan mengapa Juventus bisa tertinggal lebih dahulu dari Lokomotiv Moscow pada pertandingan tersebut.
Ia merasa bahwa faktor jadwal padat yang dilalui timnya membuat Juventus sedikit kelelahan sehingga tidak tampil optimal.
"Hari ini kami tidak bermain dengan baik, tetapi harus diingat kami bermain setiap tiga hari sekali, sehingga kondisi-kondisi semacam ini bisa terjadi." ia menandaskan.
Puncak Klasemen
Berkat kemenangan ini Juventus memuncaki klasemen sementara Grup D dengan raihan tujuh poin.
Mereka bersaing ketat dengan Atletico Madrid di peringkat kedua, di mana mereka unggul satu gol saja daripada wakil Spanyol itu yang juga mengumpulkan tujuh poin.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tua-Tua Keladi, Ini Rahasia Ronaldo Tetap Moncer di Usia Senja
Liga Inggris 23 Oktober 2019, 20:00
-
Dapat Kritikan dari Media, De Ligt Cuek-cuek Saja
Liga Champions 23 Oktober 2019, 19:58
-
Ini Penyebab Cristiano Ronaldo Jadi Pemain Kelas Dunia di Manchester United
Liga Inggris 23 Oktober 2019, 19:40
-
Kalahkan Lokomotiv Moscow, Sarri Puji Mental Juara Juventus
Liga Champions 23 Oktober 2019, 17:20
-
Mainkan Dybala, Higuain dan Ronaldo Bersamaan itu Tidak Mustahil
Liga Champions 23 Oktober 2019, 17:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR