
Bola.net - Josep Guardiola memilih menarik keluar Erling Haaland usai sang pemain mencetak lima gol dalam laga Manchester City kontra RB Leipzig di Liga Champions. Alhasil, Haaland kehilangan kesempatan untuk membungkus double hattrick.
Striker Norwegia itu tampil gemilang melawan RB Leipzig di Liga Champions saat ia mencetak lima gol dalam kemenangan 7-0. Erling Haaland menjadi pemain ketiga yang mencetak lima gol dalam pertandingan Liga Champions setelah Lionel Messi dan Luiz Adriano.
Namun, Guardiola menariknya keluar pada menit ke-63 dan memasukkan Julian Alvarez, yang mencegah striker itu mengejar hat-trick ganda bersejarah.
"Jika dia mencapai sejarah ini pada usia 22 atau 23, itu akan membuat hidupnya membosankan. Dia tidak akan memiliki target untuk dicapai di masa depan. Di sini dan di mana-mana. Itu sebabnya saya melakukan pergantian pemain," kata Pep Guardiola.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Alasan Lain
Selain itu, Pep Guardiola menilai dua atau tiga gol saja sudah cukup. Ia ingin semua pemain bermain, dan ketika Erling Haaland sudah mencaatkan lima gol, hal yang sama berlaku.
Lagipula, lanjut Guardiola, saat Man City gagal mencetak dua atau tiga gol, Haaland bakal dikritik. Ketika sudah mencetak lima gol, maka sudah oke untuk ditarik keluar.
"Masalahnya adalah setiap kali kami tidak mencetak dua atau tiga gol, dia akan dikritik. Inilah kenyataannya."
Seharusnya Bisa Double Hat-trick
Dalam wawancara dengan BT Sport setelah pertandingan berakhir, Erling Haaland mengungkapkan apa yang ia katakan saat bisik-bisik dengan Pep Guardiola dalam momen pergantian pemain itu.
"Saya katakan kepadanya, saya akan senang bisa mencetak double hat-trick, tetapi apa yang bisa saya lakukan?" ujar Erling Haaland.
Berkat lima gol yang dicetaknya dalam pertandingan ini, Erling Haaland tercatat sudah mencetak 33 gol dalam kariernya di Liga Champions, mulai dari RB Salzburg, Borussia Dortmund, hingga Man City.
Lima Gol, Mana yang Favorit?
Mencetak lima gol ke gawang RB Leipzig membuat Erling Haaland menjadi pemain ketiga yang berhasil mencetak quintrick dalam sejarah Liga Champions. Sebelumnya ada Luiz Adriano dan Lionel Messi yang juga pernah melakukannya.
Namun, ketika diminta memilih satu yang paling difavoritkannya dari lima gol pada leg kedua 16 besar Liga Champions itu, Erling Haaland justru bingung dan mengaku tak bisa memikirkannya.
"Ingatan saya kabur. Saya ingat menembak, tetapi tidak berpikir. Saya begitu lelah setelah melakukan selebrasi. Kekuatan super saya adalah mencetak gol," ujar Erling Haaland.
"Harus jujur? Banyak gol tercipta hari ini, saya tidak bisa memikirkannya. Saya hanya mencoba untuk memasukan bola ke dalam gawang. Sebagian besar begitu cepat dan mencoba melepaskan bola ke arah kiper tak bisa mendapatkannya," lanjut striker asal Norwegia itu.
Malam yang Luar Biasa
Kemenangan 7-0 yang diraih Man City diraih lewat lima gol Erling Haaland dan masing-masing satu gol yang dicetak oleh Ilkay Gundogan dan Kevin de Bruyne.
Kemenangan besar itu membuat Erling Haaland begitu gembira. Ia menilai kemenangan itu adalah hal yang luar biasa dalam kariernya.
"Ini malah yang besar," tegas striker Man City itu.
"Pertama, saya bangga bermain di kompetisi ini, saya menyukainya. Lima gol! Untuk menang 7-0 itu luar biasa," lanjutnya.
Sumber: Goal International, BT Sport
Disadur dari: Bola.com (Gregah Nurikhsani) 15 Maret 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Striker Terbaik di Eropa Saat Ini, Haaland Gak Ada Obat!
Editorial 16 Maret 2023, 14:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
-
Joan Garcia Siap Jalani Debut El Clasico Sebagai Kiper Terbaik Eropa
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:57
-
Prediksi Bayern vs Wolfsburg 11 Januari 2026
Bundesliga 10 Januari 2026, 23:56
-
Prediksi Man United vs Brighton 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:51
-
Rodrygo Goes Dipastikan Fit, Siap Guncang El Clasico Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:48
-
Prediksi Fiorentina vs Milan 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 23:47
-
Prediksi Portsmouth vs Arsenal 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:41
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal Siap Hadapi El Clasico
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:33
-
5 Pertanyaan yang Harus Dijawab Ole Gunnar Solskjaer dalam Wawancara Manajer Man Utd
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:00
-
Lavani Tunjukkan Dominasi, Kalahkan Garuda Jaya 3-0 di Laga Perdana Proliga 2026
Voli 10 Januari 2026, 22:47
-
Rekor Sempurna Hansi Flick di Final Jadi Ancaman Real Madrid
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 22:38
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR