
Bola.net - - Final Liga Champions, 2005, Istanbul, AC Milan kontra Liverpool. Skor 3-3 di waktu normal, pertandingan memasuki babak penalti dan Liverpool berhasil meraih juara. Kekalahan tersebut merupakan tamparan keras bagi Ricardo Kaka yang menyebut hasil itu sebagai kekalahan terburuk sepanjang kariernya.
Betapa tidak, Milan saat itu merupakan salah satu skuat Milan terbaik sepanjang masa. Dida sebagai penjaga gawang, barisan bek yang dikawal Nesta dan Maldini, lini tengah dikuasai Pirlo, Kaka dan Gattuso, dan dua penyerang Hernan Crespo serta Andriy Shevchenko.
Milan memulai laga dengan semangat penuh dan berhasil unggul 3-0 hingga paruh waktu. Tetapi petaka terjadi di babak kedua, Liverpool berhasil membalas tiga gol hanya dalam waktu enam menit. Memori itu pun masih sangat membekas di benak Kaka.
"Kekalahan terburuk dalam karier saya, tidak lain adalah kekalahan Milan dari Liverpool di final Liga Champions," ungkap Kaka kepada tribalfootball.
"Itu adalah salah satu dari malam terberat saya dan di sisi lain juga merupakan pertandingan yang membuat saya banyak belajar. Saya mempelajari bahwa saya tidak akan pernah menguasai kontrol penuh terhadap kekalahan dan kemenangan."
Adapun yang paling mengejutkan dari pertandingan tersebut menurut Kaka adalah saat Milan kebobolan tiga gol hanya dalam enam menit. Padahal menurutnya barisan bek Milan saat itu merupakan yang terbaik (Maldini-Nesta-Stam-Cafu).
"Tim itu adalah salah satu yang terbaik dalam sejarah Rossoneri, salah satu barisan bek terbaik sepanjang masa akan tetapi kebobolan tiga gol dalam enam menit," tandas dia.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roma Punya Modal Untuk Kalahkan Liverpool
Liga Champions 18 April 2018, 21:21
-
Kecaman Sadis Galliani Untuk Wasit Madrid vs Juve
Liga Champions 18 April 2018, 19:46
-
Bukan Hanya Lawan Madrid, Vidal Absen Hingga Akhir Musim
Liga Champions 18 April 2018, 19:06
-
James Minta Bayern Waspadai Ronaldo, Sang Mesin Gol Madrid
Liga Champions 18 April 2018, 18:38
-
Tak Suka Liverpool, Galliani Dukung Roma Di Liga Champions
Liga Champions 18 April 2018, 17:24
LATEST UPDATE
-
Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
Tenis 9 Januari 2026, 11:43
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
-
Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:47
-
Pelatih Baru Persebaya Bernardo Tavares Waspadai Malut United
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 10:46
-
Mikel Arteta Kembali Gagal Kalahkan Arne Slot
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:25
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 9 Januari 2026, 10:07
-
6 Pelajaran dari Arsenal vs Liverpool: Peluang Emas Terbuang di Emirates
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:48
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 9 Januari 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR