
Bola.net - Langkah Arsenal menuju final Liga Champions 2025/2026 akhirnya jadi kenyataan. The Gunners sukses menyingkirkan Atletico Madrid dalam duel semifinal yang berlangsung sengit.
Kemenangan tipis namun krusial memastikan Arsenal mengakhiri penantian panjang mereka di kompetisi elite Eropa. Ini menjadi final pertama mereka setelah dua dekade absen dari panggung terbesar klub Eropa.
Gol penting dari Bukayo Saka di leg kedua menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Momen itu seolah mengubah arah laga dan memberi keyakinan penuh bagi skuad Mikel Arteta.
Menariknya, gelandang andalan Declan Rice mengaku sudah merasakan sesuatu yang berbeda sejak gol tersebut tercipta. Ia bahkan yakin Arsenal tidak akan terpeleset setelah unggul.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Euforia Pecah di Ruang Ganti Arsenal

Atmosfer kemenangan langsung terasa begitu peluit panjang dibunyikan. Para pemain Arsenal meluapkan emosi setelah memastikan tiket ke final Liga Champions.
Rice menggambarkan suasana ruang ganti sebagai sesuatu yang luar biasa dan sulit dijelaskan. Euforia itu mencerminkan betapa besar pencapaian yang baru saja mereka raih.
Perjalanan Arsenal di kompetisi ini memang impresif sejak fase awal. Mereka tampil konsisten, tak terkalahkan, dan mampu melewati setiap rintangan dengan solid.
Rice pun menegaskan bahwa momen tersebut pantas dirayakan sepenuhnya oleh tim. “Suasananya kacau ,” ungkap Rice dalam siaran Amazon Prime.
“Saya rasa Anda tidak bisa meremehkan apa yang telah kami lakukan di kompetisi ini hingga saat ini. Saya rasa kami berhak merayakan momen itu. Kompetisi paling bergengsi di sepak bola klub. Kami hanya mencoba menikmati semuanya.”
Momen Gol Saka dan Firasat Rice

Gol dari Saka sebelum jeda menjadi titik balik yang sangat menentukan. Arsenal yang sebelumnya bermain hati-hati tiba-tiba terlihat jauh lebih percaya diri.
Rice mengakui bahwa gol tersebut memberi dorongan mental besar bagi tim. Ia bahkan langsung yakin kemenangan ada di tangan mereka.
Keyakinan itu muncul bukan tanpa alasan, mengingat performa solid Arsenal sepanjang turnamen. Mereka menunjukkan keseimbangan antara lini belakang yang kokoh dan serangan yang efektif.
Rice secara terbuka mengungkapkan firasatnya setelah tim unggul. “Kami tahu apa yang dipertaruhkan sebelum pertandingan. Jika Anda tidak bisa bersemangat untuk itu, maka Anda tidak bisa bersemangat untuk pertandingan sepak bola apa pun. Ketika kami unggul 1-0, saya tahu kami akan menang. Saya bisa merasakan sesuatu yang istimewa sedang terbentuk," akunya.
Arsenal di Ambang Rekor Bersejarah

Keberhasilan ini membuka peluang besar bagi Arsenal untuk mencatat sejarah baru. Mereka kini hanya tinggal selangkah lagi dari trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Di final nanti, Arsenal akan menghadapi pemenang antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain. Pertandingan puncak dijadwalkan berlangsung di Budapest pada 30 Mei.
Jika berhasil menang, Arsenal akan menambah daftar klub Inggris yang pernah menjadi juara Eropa. Saat ini, Inggris sudah memiliki enam tim berbeda yang pernah mengangkat trofi tersebut.
Selain itu, pencapaian ini juga bisa menghapus bayang-bayang kekalahan final 2006 dari Barcelona. Arsenal kini memiliki kesempatan emas untuk menulis ulang sejarah mereka di panggung terbesar sepak bola Eropa.
Klasemen Liga Champions
(Amazon Prime)
Baca Juga:
- UCL Gagal, Copa Kandas, La Liga Tertinggal: Kisah Akhir Antoine Griezmann di Atletico Madrid
- Sejarah Arsenal di Final Liga Champions: Cuma Sekali, Itu Pun Gagal Juara, Kini Waktunya Pecah Telur?
- Euforia Boleh, Lupa Diri Jangan: Kisah 2006 Jadi Alarm Agar Arsenal Jangan Terlalu Cepat Rayakan Tiket Final Liga Champions
- Arsene Wenger Ingatkan Mikel Arteta: Euforia Boleh, tapi Arsenal Harus Segera Fokus ke Final Liga Champions
- Filosofi Ferguson Jadi Kunci, Ini 4 Bukti Arsenal Pantas ke Final Liga Champions 2025/26
- Pemenang dan Pecundang dari Duel Arsenal vs Atletico Madrid: Myles Lewis-Skelly Mantap Sekali
- Saka Jadi Pembeda! Arsenal Akhiri Penantian 20 Tahun dan Kembali ke Final Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR