
Bola.net - Langkah Arsenal menuju final Liga Champions UEFA 2025/2026 akhirnya menjadi kenyataan. The Gunners memastikan tiket setelah menumbangkan Atletico Madrid dalam duel semifinal yang berlangsung sengit.
Hasil ini terasa semakin spesial karena Arsenal harus melewati laga sulit sejak leg pertama. Setelah bermain imbang 1-1 di Madrid, mereka tampil lebih solid di kandang sendiri untuk memastikan kemenangan agregat.
Gol penentu datang dari Bukayo Saka yang memanfaatkan bola rebound tepat sebelum jeda. Momen itu menjadi pembeda dalam pertandingan yang berjalan ketat hingga peluit akhir.
Keberhasilan ini juga mengakhiri penantian panjang Arsenal yang sudah 20 tahun tidak mencicipi final kompetisi elite Eropa. Atmosfer di Emirates Stadium pun menjadi saksi malam bersejarah tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Rice dan Malam Terbaik di Emirates

Declan Rice menjadi salah satu sosok kunci di balik kemenangan Arsenal. Gelandang energik itu tampil tanpa lelah sepanjang pertandingan dan membantu timnya mengontrol lini tengah.
Penampilan solid Rice memastikan Arsenal mampu meredam tekanan Atletico Madrid. Ia juga berperan penting dalam menjaga ritme permainan tetap stabil di momen-momen krusial.
Usai pertandingan, Rice mengaku sulit menggambarkan perasaannya. Malam tersebut ia sebut sebagai pengalaman terbaik sepanjang kariernya di Emirates.
“Sejujurnya, saya tidak bisa menggambarkannya. Ini sudah lama dinantikan, malam ini di Emirates secara umum, saya pikir ini adalah malam terbaik di Emirates yang pernah saya saksikan, bahkan lebih baik daripada pertandingan melawan Real Madrid tahun lalu," serunya di laman resmi Arsenal.
Terima Kasih untuk Fans, Energi Tambahan bagi Arsenal

Rice juga menyoroti peran besar para suporter Arsenal dalam kemenangan tersebut. Ia merasa atmosfer luar biasa sudah terasa bahkan sebelum pertandingan dimulai.
Kedatangan bus tim ke stadion disambut lautan fans dengan flare dan nyanyian penuh semangat. Momen itu langsung membakar motivasi para pemain sebelum turun ke lapangan.
Menurut Rice, energi dari tribun menjadi faktor penting yang membantu Arsenal bertahan hingga akhir. Bahkan saat kondisi fisik mulai menurun, dukungan fans mampu memberikan dorongan tambahan.
“Sejak kami tiba hari ini, bus-bus berhenti dan kami berpikir, apa yang terjadi? Karena biasanya kami langsung masuk, dan selanjutnya kami melihat semua suar dan para penggemar serta bulu kuduk yang merinding dari semua pemain yang melihat ke luar jendela, itu sungguh luar biasa," bebernya.
“Saya belum pernah melihat Emirates seperti itu, jadi terima kasih banyak kepada para penggemar karena kami membutuhkannya. Dan ketika kami masuk, Anda bisa merasakan energi dari semua orang. Bahkan jika Anda lelah, itu memberi Anda energi untuk terus maju, dan saya pikir mereka memainkan peran besar malam ini dalam membuat kami menang," seru Rice.
Klasemen Liga Champions
(Arsenal.com)
Baca Juga:
- UCL Gagal, Copa Kandas, La Liga Tertinggal: Kisah Akhir Antoine Griezmann di Atletico Madrid
- Euforia Boleh, Lupa Diri Jangan: Kisah 2006 Jadi Alarm Agar Arsenal Jangan Terlalu Cepat Rayakan Tiket Final Liga Champions
- Arsene Wenger Ingatkan Mikel Arteta: Euforia Boleh, tapi Arsenal Harus Segera Fokus ke Final Liga Champions
- Filosofi Ferguson Jadi Kunci, Ini 4 Bukti Arsenal Pantas ke Final Liga Champions 2025/26
- Tifo Arsenal Akhirnya Tak Lagi Jadi Lelucon: Kreasi Keren Gooners Sukses Antar Meriam London ke Final Liga Champions
- 5 Pelajaran dari Duel Arsenal vs Atletico Madrid: Siap Lahir Batin Tampil di Final
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR