
Bola.net - Man City gagal mewujudkan tujuannya mencuri kemenangan di Santiago Bernabeu pada Rabu (10/5/2023) Pelatih Man City, Pep Guardiola menyebut duel melawan Real Madrid di semifinal Liga Champions berjalan super ketat.
Man City hanya mampu bermain Imbang 1-1 melawan Los Blancos. Hasil itu juga terhitung menguntungkan Man City mengingat mereka harus tertinggal terlebih dahulu melalui gol Vinicius Junior.
Pep menilai laga tersebut berjalan ketat dan sulit ditebak hingga menit akhir. Pep menjelaskan bahwa kedua tim mampu mencetak gol meskipun sedang tidak mengendalikan jalannya laga.
“Saat kami (Man City) lebih baik, mereka (Real Madrid) mencetak gol. Saat mereka lebih baik, kami mencetak gol. Pertandingan yang ketat dan (super) ketat!,” ujar Pep dikutip dari BBC.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Andalkan Vinicius

Sejak laga belum di mulai, Pep memahami bahwa Real Madrid pasti mengandalkan sosok Vinicius Junior. Kekhawatiran Pep nyatanya terjawab dengan pola permainan Real Madrid yang cenderung memanfaatkan kemampuan Vini di sayap kanan pertahanan Man City.
Pep menilai timnya mampu mengambil kendali laga di babak kedua meskipun dalam kondisi tertinggal. Hasilnya, Man City mampu samakan kedudukan melalui tendangan keras Kevin De Bruyne di menit 67.
"Kami memulai dengan sangat baik di babak kedua juga dan kemudian setelah mereka mendapatkan permainan kami tidak dapat menerimanya.
“Mereka memainkan banyak umpan di sisi kiri (Vinicius) dan mereka sangat bagus di sana tetapi kemudian kami mencetak gol yang fantastis melalui Kevin (De Bruyne) dan memiliki momen bagus,” terang Pep.
Harapkan Hasil Kandang

Hasil imbang di leg pertama tentu belum cukup untuk menjadi modal Man City memegang tiket final. Pep berharap Man City mampu mengunci tiket final dengan kemenangan di Etihad Stadium.
Pep yakin timnya akan tampil lebih baik di hadapan publiknya sendiri. Namun, Real Madrid yang syarat akan kualitas dan pengalaman tentu bukan lawan yang mudah meskipun bermain di kandang.
“Mereka sangat menuntut, dengan pengalaman dan kualitas. Kami pergi ke Manchester dan kami akan melihat apa yang bisa kami lakukan lebih baik.”
"Ketika anda memainkan permainan seperti ini, itu seperti play-off, jadi semoga kami bisa belajar, bertahan lebih baik, dan menyerang lebih baik," sambung Pep.
Sebelumnya, Real Madrid juga punya catatan apik kala bertamu ke kandang tim Premier League. Di babak 16 besar lalu, Liverpool harus takluk 5-2 di Anfield yang terkenal akan keangkeran nya tersebut.
Klasemen Premier League
Sumber: BBC
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Berencana Bajak Pemain Bayern Munchen Ini?
Liga Spanyol 10 Mei 2023, 18:00
-
4 Pemain yang Bersinar di Laga Real Madrid vs Manchester City
Liga Champions 10 Mei 2023, 11:22
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR