
Usai menang di partai pertama, Atletico Madrid harus menuai hasil negatif di matchday 2 Liga Champions musim ini setelah menyerah 1-2 atas Benfica dalam laga yang dihelat di Vicente Calderon, Kamis (1/10) dini hari WIB.
Los Colchoneros sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Angel Correa, namun Benfica sukses membalikkan keadaan berkat dua gol yang masing-masing disumbang Nicolas Gaitan dan Goncalo Guedes.
Laga sudah berlangsung seru sejak menit pertama. Meski bertindak sebagai tim tamu, namun Benfica tetap berani menusuk jantung pertahanan Atletico. Hingga 15 menit pertama, banyak peluang tercipta, namun belum mampu mengubah papan skor.
Publik Vicente Calderon akhirnya bergemuruh di menit 23 menyambut gol Angel Correa. Diawali oleh crossing Juanfran, bola diteruskan Antoine Griezmann dengan sekali sentuhan dan diakhiri oleh tembakan Correa yang gagal dihentikan penjaga gawang Julio Cesar.
Gol ini menambah semangat para pemain tuan rumah untuk menggandakan keunggulan, namun sayang peluang dari Griezmann dan Oliver Torres masih gagal membuahkan hasil.
Alih-alih menambah keunggulan, gawang Atletico justru bobol di menit 36 lewat gol Nicolas Gaitan. Crossing Nelson Semedo sejatinya masih mampu dihalau Diego Godin, namun bola muntah langsung dicocor oleh Gaitan lewat sebuah tembakan keras yang gagal dihentikan Jan Oblak.
Skor 1-1 membuat tensi pertandingan semakin panas. Sempat terjadi ketegangan antara kedua kubu di menit 40 yang melahirkan kartu kuning bagi Andreas Samaris dan Jackson Martinez. Hingga paruh pertama berakhir skor 1-1 ini tetap bertahan.
Kembali dari kamar ganti, Benfica langsung menggebrak dan hasilnya pun didapat di menit 51 lewat gol pemuda 18 tahun, Goncalo Guedes. Gol ini diawali crossing cantik yang dikirim Gaitan, Guedes pun meneruskan dengan tembakan dari sudut sempit yang memperdaya Oblak.
Tak ini malu di kandang sendiri, Atletico berusaha mati-matian untuk mengejar ketertinggalan. Sayang banyaknya peluang yang mereka miliki masih digagalkan penampilan gemilang yang ditunjukkan Julio Cesar.
Buntunya serangan timnya membuat entrenador Diego Simeone memasukkan pemain-pemain dengan tingkat stamina yang lebih segar dalam diri Saul Niguez, Luciano Vietto, dan Fernando Torres.
Sayang pergantian ini tak kunjung membuahkan hasil dan hingga peluit panjang dibunyikan skor 1-2 untuk kemenangan Benfica tetap bertahan.
Kemenangan ini membuat Benfica kokoh di puncak klasemen Grup C dengan enam poin, sementara Atletico Madrid berada setingkat di bawahnya dengan tiga angka.
Susunan Pemain
Atletico Madrid: Oblak; Juanfran, Gimenez, Godin, Filipe Luis; Oliver (Saul 63'), Gabi (c), Tiago, Correa (F. Torres 77'); Griezmann (Vietto 71'), Martinez.
Benfica: Julio Cesar; Semedo, Jardel, Luisao (c), Eliseu; Guedes, Almeida, Samaris (Fejsa 73'), Gaitan; Jonas (Pizzi 80'), Jimenez (Mitroglou 72').
Statistik Laga
Ball possession: 54% - 46%
Shots: 18 - 7
Shots on target: 7 - 3
Corner: 12 - 1
Offside: 2 - 0
Kartu kuning: 2 - 4
Kartu merah: 0 - 0. (bola/pra)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Atletico Madrid vs Benfica: Skor 1-2
Liga Champions 1 Oktober 2015, 04:28
-
Hasil Pertandingan Manchester United vs Wolfsburg: Skor 2-1
Liga Champions 1 Oktober 2015, 03:51
-
Hasil Pertandingan Malmo vs Real Madrid: Skor 0-2
Liga Champions 1 Oktober 2015, 03:49
-
Hasil Pertandingan Arsenal vs Olympiakos: Skor 2-3
Liga Champions 30 September 2015, 04:55
-
Hasil Pertandingan BATE vs AS Roma: Skor 3-2
Liga Champions 30 September 2015, 04:20
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR