Bola.net - - Bos Bayern Munchen, Jupp Heynckes, berencana menghentikan dan dengan cara sama seperti ketika mereka menetralisir Barcelona dan Lionel Messi di 2013.
Sang juara Bundesliga meremukkan Barca di semifinal Liga Champions empat tahun silam, dengan menang 4-0 di Allianz Arena, sebelum meraih sukses 3-0 di Camp Nou, sebelum akhirnya menjadi juara.
Heynckes kembali ke Bayern tak lama setelah PSG mengalahkan mereka 0-3 di Oktober, di mana kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri era Carlo Ancelotti di klub.
Pria 72 tahun berharap timnya akan tampil lebih bagus lagi di tengah pekan ini dan ia mengatakan akan penting bagi klub untuk mencoba meredam alur serangan dari trio Neymar, Kylian Mbappe, dan Edinson Cavani.
Jupp Heynckes
"Hal ini hanya bisa dilakukan secara kolektif," tuturnya di Goal International. "Saya mengenal Neymar, karena saya sering menonton Barcelona beberapa tahun terakhir."
"Dia senang menggiring bola, dia berbahaya, kreatif, dan senang terlibat dalam permainan."
"Kami akan coba mencari cara mengatasi ini secara kolektif. Ketika kami menghadapi Messi dan Iniesta di 2013, itu juga tidak mudah. Namun mereka cuma manusia biasa. Dan striker kami juga tak terlalu buruk. Lawan pasti juga berpikir bagaimana cara mengatasi mereka."
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Heynckes: Munchen vs PSG, Pertaruhan Gengsi
Liga Champions 5 Desember 2017, 15:06
-
Cavani Enggan Terpengaruh Catatan Sejarah Ibrahimovic
Liga Inggris 5 Desember 2017, 12:50
-
Coman Usung Misi Balas Dendam Lawan PSG
Liga Inggris 5 Desember 2017, 09:50
-
Hentikan Neymar, Bos Bayern Terinspirasi Barcelona
Liga Champions 5 Desember 2017, 09:30
-
Suarez Meyakini Neymar Tidak Membelot ke Madrid
Liga Spanyol 4 Desember 2017, 20:07
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR