Bola.net - - Bek AS Roma Kostas Manolas mengungkapkan bahwa timnya bisa dihancurkan oleh pada tahun 2015 lalu karena saat itu sang pelatih salah menerapkan taktik
Barca terakhir kali bertemu dengan Roma pada November 2015 lalu. Saat itu keduanya bertemu di babak penyisihan grup E Liga Champions.
Di pertandingan yang digelar di Camp Nou itu, di babak pertama Barca unggul 3-0. Lalu di babak kedua mereka mencetak tiga gol lagu, sementara Roma hanya bisa mencetak satu gol di menit-menit akhir babak kedua.
Roma pun hancur lebur dengan skor 6-1. Manolas sendiri ikut bermain di pertandingan tersebut secara penuh, 90 menit.
Tengah pekan ini Barca akan kembali bersua Roma. Jelang digelarnya pertandingan itu, Manolas membeberkan apa penyebab kekalahan telak timnya dari Lionel Messi cs tahun 2015 lalu itu.
"Berbicara secara taktis, kami salah dalam permainan itu," kata Manolas. "Kami mendorong terlalu tinggi dan mereka menemukan ruang dengan mudah," sambungnya pada IL Giornale.
Bek berusia 26 tahun ini kemudian menambahkan, untuk pertandingan kali ini di Camp Nou, skuat Roma tak perlu merasa gentar. Sebab secara kualitas timnya itu sudah lebih kuat ketimbang sebelumnya.
"Sekarang kami tidak harus pergi ke sana dengan rasa takut akan kebobolan banyak gol. Kami menghormati Barcelona, tetapi kami sadar akan kekuatan kami," tegasnya.
"Kami menunjukkan di babak penyisihan grup bahwa kami tim yang bagus. Wow kami memiliki dua sundulan melawan tim yang sangat kuat. Mereka tim favorit, tetapi ketika Anda bermain 11 lawan 11, Anda tidak pernah tahu," pungkasnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valverde Siap Turunkan Messi dan Busquets Lawan Roma
Liga Champions 3 April 2018, 23:03
-
Ini Kunci Barca Hancurkan Roma Tahun 2015 Lalu
Liga Champions 3 April 2018, 20:50
-
Manolas: Guardiola Benar, Tak Ada Cara Hentikan Messi
Liga Champions 3 April 2018, 20:24
-
Nainggolan Tegaskan Siap Bermain Lawan Barca
Liga Champions 3 April 2018, 20:05
-
AS Roma Datang ke Camp Nou untuk Cetak Gol
Liga Champions 3 April 2018, 19:32
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR