Bola.net - - Gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum mengaku dirinya tak merasa tertekan jelang dihelatnya final Liga Champions antara Tottenham vs The Reds.
Liverpool lolos ke final Liga Champions untuk yang kedua kalinya secara beruntun. Musim lalu mereka tumbang di final dari Real Madrid.
Musim ini, mereka dihadapkan pada Tottenham di partai puncak. Pertandingan itu akan dilangsungkan di Spanyol, tepatnya di Stadion Wanda Metropolitano, pada 2 Juni dini hari mendatang.
Saat ini, Liverpool bisa disebut berada dalam tekanan yang besar ketimbang Spurs. Sebab The Reds lebih diunggulkan untuk menang.
Mereka jadi favorit juara karena punya pengalaman lebih di Eropa, khususnya di partai final. Selain itu, Liverpool punya rekor pertemuan yang bagus dengan Spurs pada musim ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tak tertekan
Wijnaldum kemudian ditanya apakah dirinya merasa tertekan jelang dihelatnya laga final tersebut. Dengan tegas pemain asal Belanda ini mengatakan ia tak merasa tertekan sama sekali.
"Secara pribadi, saya tidak benar-benar merasakan tekanan. Bagi saya, ini hanyalah kesempatan untuk memenangkan gelar," ujar Wijnaldum pada situs resmi Liverpool.
"Kami hanya harus melihat bagaimana kami akan bereaksi sebagai sebuah tim. Selalu lebih mudah untuk berbicara sendiri karena saya mengendalikan kinerja saya dan segalanya, tetapi saya tidak bisa mengendalikan kinerja seluruh tim," ujarnya.
"Kami harus memastikan kami siap dan memberikan segalanya untuk memenangkan pertandingan ini. Jika kami mendapat tekanan, Anda akan melihat pada hari Sabtu, tetapi sampai sekarang semuanya berjalan dengan baik, semua orang santai. Saya tidak punya perasaan kami memiliki tekanan," tegasnya.
Persiapan Liverpool
Jelang duel lawan Tottenham itu, skuat Liverpool diboyong ke Marbella, Spanyol, untuk menggelar pemusatan latihan. Wijnaldum kemudian ditanya terkait persiapan yang dilakukan oleh Jurgen Klopp pada skuat The Reds.
Dikatakannya, para pemain tetap melakukan latihan seperti biasa. Namun mereka kerja sedikit lebih keras dibanding biasanya.
"Sejak hari pertama kami kembali bersama, ia cukup jujur dan mengatakan bahwa fokus harus ada di Liga Champions sekarang dan kami harus berlatih keras. Di Spanyol, kami memiliki latihan sepekan yang bagus, itu lebih sulit dari biasanya karena kami memiliki beberapa hari libur, jadi itu seperti pra-musim kecil," tuturnya.
"Dalam segala hal ia berusaha mempersiapkan kami untuk final; bahkan dengan kotak [rondo, alias kucing-kucingan] ia ingin kami menjadi 100 persen terkonsentrasi dengan semua yang kami lakukan di lapangan. Tidak berbeda dengan pekan-pekan lainnya yang kami alami, tetapi kami memiliki beberapa hari libur, jadi kami berlatih sedikit lebih keras selama sepekan di Spanyol," ujarnya.
"Juga, karena Anda memiliki beberapa waktu beberapa sebelum final, Anda berlatih secara berbeda, Anda mencoba untuk berlatih lebih keras karena Anda tidak memiliki dua pertandingan di antara satu pertandingan. Kami memiliki ritme, kami kurang berlatih secara fisik dan memainkan banyak pertandingan, tetapi kami tidak memiliki pertandingan sekarang, sehingga Anda berlatih sedikit lebih keras dari biasanya," tandasnya.
Baca Juga:
- Liverpool Incar 'The Next Van Dijk' yang Sedang Trial di Chelsea
- Bagaimana Reaksi Jurgen Klopp Ketika Liverpool Kalah? Begini Pengakuan Henderson
- Bagi Wijnaldum, Peluang Liverpool dan Tottenham Menang Sama Besarnya
- Final Liga Champions, Liverpool Sudah Lupakan Kenangan Pahit di Kiev
- Wijnaldum Jelaskan Arti Penting Firmino Bagi Liverpool
- Virgil van Dijk Berharap Skuat Liverpool Tetap Utuh Musim Depan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Diklaim Bisa Juara Liga Champions Lagi Jika Ada Neymar
Liga Champions 29 Mei 2019, 20:55
-
Diincar Madrid, Mane Tegaskan Bahagia Bersama Liverpool
Liga Champions 29 Mei 2019, 20:27
-
Kekalahan Dari Madrid Akan Memotivasi Liverpool Hajar Tottenham
Liga Champions 29 Mei 2019, 19:32
-
Ini Modal Utama Liverpool Tumbangkan Barcelona Versi Wijnaldum
Liga Champions 29 Mei 2019, 17:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR