Setelah menjalani latihan di Yokohama jelang semifinal Piala Dunia Antarklub, Alba mendapat pertanyaan mengenai calon lawan Barca; Guangzhou Evergrande. Alba pun memberikan pandangannya.
"Semua orang sebelumnya berpikir lawan kami adalah Club America. Jadi sekarang kami harus mempelajari kekuatan Guangzhou. Saya yakin mereka akan menjadi lawan sulit," ucap Alba saat itu.
Guangzhou lolos ke semifinal setelah mengalahkan Club America asal Meksiko yang lebih diunggulkan. Publik Meksiko pun marah, bukan kepada Alba, tetapi kepada Club America yang dianggap sudah mempermalukan negara.
Ucapan Jordi Alba pun seakan menajdi bukti ekspektasi besar yang disandang Club America. Jordi Alba pun menjadi trending topic Twitter di Meksiko. Sebagian besar fans sepakbola di sana mengkritik Club America dan pelatihnya, Ignacio Ambriz. Saat mengejek Club America, nama Alba juga turut dibawa-bawa sebagai 'bukti'. [initial]
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Henry: Lionel Messi Itu 'Freak'
Liga Spanyol 16 Desember 2015, 23:30
-
Enrique: Barca Pantang Remehkan Guangzhou
Bola Dunia Lainnya 16 Desember 2015, 22:18
-
Bagi Fabregas, Arsenal Lebih Berjasa Ketimbang Barcelona
Liga Inggris 16 Desember 2015, 19:29
-
Scolari Akui Hampir Latih Barcelona
Liga Spanyol 16 Desember 2015, 15:51
-
Scolari: Barcelona Bukan Cuma Messi
Liga Spanyol 16 Desember 2015, 15:49
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR