
Bola.net - Juventus gagal melaju ke babak perempat final Liga Champions 2020/2021. Bek tengah Matthijs de Ligt menilai kegagalan ini terjadi karena lambatnya Juventus merespon situasi di lapangan.
Juventus berjumpa Porto pada laga di Allianz Stadium, Rabu (10/3/2021) dini hari WIB. Juventus menang dengan skor 3-2, lewat gol Federico Chiesa [2 gol] dan Adrien Rabiot.
Namun, hasil itu tidak cukup untuk membuat Juventus lolos ke perempat final. Juventus kalah agresivitas gol tandang dari Porto. Juventus kalah dengan skor 2-1 pada laga di kandang Porto.
Porto mencetak dua gol di markas Juventus. Sementara, Juventus hanya mencetak satu gol ketika bermain di Do Dragao.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Lambat!
Juventus sebenarnya punya kans untuk meraih kemenangan. Pada menit ke-54, Porto bermain dengan 10 pemain usai Mehdi Taremi mendapat kartu merah. Juventus kemudian unggul 2-1 pada menit ke-63.
Juventus punya kans besar untuk bisa mencetak satu gol lagi, menang 3-1, dan lolos ke babak perempat final. Namun, Porto justru mencetak gol lebih dulu dan laga berakhir dengan kedudukan 3-2.
"Ini sangat sulit. Ketike Anda bermain melawan 10 pemain pada hampir sepanjang laga, selalu sulit untuk bermain seperti ini," kata Matthijs de Ligt dikutip dari Sky Sports Italia.
"Saya tidak berpikir kami memulai laga dengan buruk pada malam ini. Porto unggul 1-0 dan kami baru bermain, jadi itu sudah terlambat. Kami lebih cepat di babak kedua dan bermain bagus," sambungnya.
Situasi yang Sulit
Juventus memang bermain bagus di babak kedua, tetapi itu harusnya terjadi sejak menit awal. Kini, menyusul kegagalan di ajang Liga Champions, Matthijs de Ligt merasa bahwa Juventus berada dalam situasi yang sulit.
"Tentu saja laga ini mengubah musim, karena kami ingin berada di Liga Champions dan sekarang kami tersingkir pada Maret. Ini sangat sulit bagi kami," ucap bek asal Belanda.
Juventus sudah tersingkir dari Liga Champions. Akan tetapi, mereka masih punya kans meraih gelar juara. Juventus masih akan berjuang di Serie A dan Coppa Italia.
Sumber: Sky Sports Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Juventus Harus Menjual Cristiano Ronaldo'
Liga Champions 10 Maret 2021, 23:43
-
Juventus Tersingkir dari UCL, Chiesa: Yuk Move On!
Liga Champions 10 Maret 2021, 22:00
-
Federico Chiesa: Juventus Seharusnya Lolos ke Perempat Final UCL
Liga Champions 10 Maret 2021, 21:20
LATEST UPDATE
-
Roy Keane Sindir Bruno Fernandes Lagi? Kali Ini Bawa-Bawa Keledai!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 10:45
-
Maju Membela Kylian Mbappe: Dia Bukan Seorang Penipu!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:15
-
Mengapa Atletico Madrid Pertimbangkan Jual Julian Alvarez?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:02
-
Jadwal Lengkap R3 BLU CRU World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:56
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:54
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Italia 2026 di Vidio, 29-31 Mei 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:36
-
Jadwal Lengkap Harley Davidson Bagger World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:28
-
Jadwal Lengkap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:25
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:23
-
Jalan Pulang Jose Mourinho ke Real Madrid Semakin Mahal!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR