
Bola.net - Luciano Spalletti menyebut Juventus mundur tiga langkah setelah kalah telak dari Galatasaray. Pelatih Bianconeri itu menyoroti penampilan timnya yang tidak mampu mempertahankan keunggulan di babak kedua.
Juventus mengalami mimpi buruk saat melawat ke markas Galatasaray di Leg 1 Playoff Liga Champions, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Bianconeri sempat unggul lebih dulu di babak pertama sebelum akhirnya dibantai 5-2.
Gabriel Sara membuka skor untuk Galatasaray, namun Teun Koopmeiners membalas dengan dua gol untuk membawa Juventus memimpin 2-1 hingga turun minum. Pertandingan berjalan ketat, dan Juventus tampak memiliki momentum di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Juventus mulai kehilangan kendali. Juan Cabal masuk menggantikan Andrea Cambiaso, namun kartu merah membuat timnya kembali kebobolan.
Galatasaray memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menambah gol melalui Noa Lang dua kali, serta Davinson Sanchez dan Sacha Boey. Kekalahan 5-2 ini meninggalkan catatan pahit bagi Juventus, yang harus mengevaluasi banyak hal menjelang leg kedua.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Spalletti Soroti Penurunan Karakter Juventus

Juventus berusaha memperbaiki keadaan setelah babak pertama, tetapi karakter tim menurun secara signifikan. Spalletti menilai penurunan ini setara dengan tiga langkah mundur, bukan satu.
Penggantian Andrea Cambiaso dengan Juan Cabal sempat dilakukan untuk mengurangi risiko kartu kedua, tetapi justru menimbulkan masalah baru. Dua kartu kuning tambahan dalam 15 menit pertama babak kedua memperparah situasi tim.
"Kami mengakhiri babak pertama dengan buruk, mencoba bangkit dan mengubah beberapa hal, tapi kami benar-benar turun dalam hal karakter," ujar Spalletti.
"Bukan satu langkah mundur, tapi tiga langkah mundur malam ini. Jelas, Cambiaso berisiko kartu kedua di akhir babak pertama, dalam pertandingan seperti ini, bijaksana untuk melakukan pergantian," tambah Spalletti.
Risiko Kebobolan yang Terus Mengintai

Spalletti menekankan bahwa Juventus selalu berisiko kebobolan jika standar kualitas menurun. Ia percaya bahwa fokus pada serangan adalah cara terbaik meringankan beban pertahanan.
Bila tim hanya menunggu dan bertahan, lini belakang Juventus rentan karena pemain tidak cukup solid untuk menahan serangan lawan. Spalletti menilai pendekatan menyerang bisa mengurangi risiko kebobolan.
"Saya yakin kita bisa meringankan beban pertahanan jika bermain dengan kualitas. Jika kita membuat barikade dan mengandalkan serangan balik, kita tidak memiliki pemain yang cocok untuk itu," ujar Spalletti.
"Jadi saya percaya menyerang adalah bentuk pertahanan terbaik, mengambil inisiatif di depan. Jika kualitas menurun, kita selalu berisiko kebobolan," tambah Spalletti.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengakuan Dosa Pasca Derby d'Italia: Bos Juventus Minta Maaf
Liga Italia 18 Februari 2026, 12:11
-
Kalah 5-2 dari Galatasaray, Juventus Yakin Bakal Comeback di Turin
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:57
-
Galatasaray Permalukan Juventus, Okan Buruk: Hari yang Mantap!
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:46
-
Sejarah Kelam Juventus Terulang
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:35
LATEST UPDATE
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR