
Bola.net - De Kuip menjadi saksi keunggulan Feyenoord atas tamunya, AC Milan. Pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2024/2025, Kamis (13/2/2025) dini hari WIB, wakil Belanda itu sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0. Gol cepat Igor Paixao di menit-menit awal menjadi pembeda.
Milan, yang datang dengan status favorit, harus mengakui keunggulan tuan rumah. Meskipun mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang, Rossoneri gagal menjebol gawang Feyenoord. Sebaliknya, semangat pantang menyerah tuan rumah, didorong oleh dukungan penuh suporter fanatik mereka, berhasil mengunci kemenangan krusial.
Para suporter benar-benar menjadi pemain ke-12 Feyenoord dalam laga leg pertama di Rotterdam.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Feyenoord untuk melakoni leg kedua. Namun, Milan tentu tidak akan menyerah begitu saja. Pertarungan sengit diprediksi akan kembali tersaji di hadapan pendukung fanatik Milan di San Siro pekan depan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Atmosfer De Kuip, Kekuatan ke-12 Feyenoord
De Kuip memang dikenal sebagai salah satu stadion dengan atmosfer paling intimidatif di Eropa. Dukungan tanpa henti dari para suporter fanatik Feyenoord terbukti menjadi energi tambahan bagi tim tuan rumah.
Sejak peluit awal dibunyikan, tekanan suporter tuan rumah terasa begitu kuat, memompa semangat pemain Feyenoord untuk tampil habis-habisan.
Gol cepat Igor Paixao di menit ketiga lahir dari intensitas tekanan Feyenoord yang didorong oleh riuh rendah De Kuip. Milan, yang mencoba mengembangkan permainan, tampak kesulitan keluar dari tekanan. Setiap serangan mereka kerap kali terhenti oleh soliditas pertahanan Feyenoord yang termotivasi untuk menjaga kehormatan di depan pendukung sendiri.
Rafael Leao Serukan Dukungan Milanisti di San Siro
Menyadari dampak signifikan dukungan suporter tuan rumah, penyerang sayap Milan, Rafael Leao, secara terbuka menyerukan hal serupa untuk leg kedua di San Siro. Leao mengakui bahwa dukungan suporter Feyenoord menjadi salah satu faktor kekalahan timnya.
Dia pun berharap Milanisti akan memberikan dukungan serupa untuk membalikkan keadaan di kandang sendiri.
"Suporter mereka membantu mereka malam ini," ujar Leao, dalam wawancaranya dengan Prime Video seusai laga, seperti dikutip situs resmi UEFA.
"Berikutnya, kami akan bermain di Stadio San Siro di depan suporter kami. Kami membutuhkan mentalitas yang tepat di leg kedua."
Seruan Leao ini menunjukkan betapa pentingnya peran suporter dalam pertandingan sepak bola, terlebih di ajang sekelas Liga Champions. Leg kedua di San Siro dipastikan akan menjadi panggung pertarungan sengit, baik di atas lapangan maupun di tribune penonton.
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontroversi Penalti! Wasit Jadi Sorotan di Laga Club Brugge vs Atalanta
Liga Champions 13 Februari 2025, 16:04
-
Club Brugge Tumbangkan Atalanta! Lolos ke 16 Besar Liga Champions?
Liga Champions 13 Februari 2025, 15:50
-
Mission Impossible Celtic: Meng-comeback Bayern di Allianz Arena
Liga Champions 13 Februari 2025, 15:28
-
AC Milan Memainkan Santiago Gimenez Lawan Feyenoord Adalah Sebuah Kesalahan
Liga Champions 13 Februari 2025, 14:46
-
Kekuatan Pemain ke-12 Feyenoord
Liga Champions 13 Februari 2025, 14:13
LATEST UPDATE
-
Daftar WAGs Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Mei 2026, 06:06
-
Xabi Alonso dan Taktik yang Bisa Mengubah Wajah Chelsea
Liga Inggris 21 Mei 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Final Liga Europa: Freiburg vs Aston Villa
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 00:20
-
AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:22
-
Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:16
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
-
Bisakah Juventus Datangkan Bernardo Silva Tanpa Liga Champions?
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR