Bola.net - Manajer Liverpool Jurgen Klopp menyebut gol Atletico Madrid ke gawang timnya di Wanda Metropolitano berbau keberuntungan saja.
Liverpool menjalani laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico di Wanda Metropolitano. The Reds mengawali laga dengan buruk.
Pada menit keempat, gawang mereka dijebol oleh Saul Niguez. Gol itu berawal dari sepak pojok di sisi kiri pertahanan Liverpool.
Bola gagal dihalau dengan sempurna dan kemudian bergulir di depan tiang sebelah kiri gawang Liverpool. Saat itu Saul berdiri bebas dan langsung menendang bola ke gawang tanpa bisa dicegah Alisson Becker.
Kini Liverpool harus bisa menang dengan selisih dua gol di Anfield di leg kedua. Jika mereka kebobolan meski sekali saja, The Reds harus bisa menang dengan skor 3-1.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Harapan untuk Leg Kedua

Di laga leg pertama, Liverpool memang berhasil mendominasi penguasaan bola. Akan tetapi tak ada satu pun percobaan tendangan mereka yang mengarah tepat ke gawang Jan Oblak.
Jelang laga leg kedua, Klopp berharap masalah itu teratasi. Ia juga menepis anggapan bahwa jika timnya tak bisa sekalipun mencatatkan tendangan tepat sasaran, bukan berarti mereka sama sekali tak bisa menciptakan peluang berbahaya.
"Lebih banyak tembakan ke sasaran!" jawab Klopp pada situs resmi Liverpool ketika ditanya apa harapannya untuk laga leg kedua nanti.
"Dengar, 'tidak ada tembakan tepat sasaran' terdengar seperti kami tidak punya peluang. Itu bukan fakta," tegasnya.
"Kami memiliki situasi, kami memiliki situasi yang bagus. Tetapi kami bermain melawan tim yang mungkin adalah yang terbaik di dunia dalam urusan bertahan dengan begitu dalam," sindirnya.
Dibantu Dewi Fortuna

Jurgen Klopp kemudian mengatakan bahwa gol yang dicetak oleh Saul Niguez hanya tercipta berkat bantuan Dewi Fortuna. Ia pun hanya bisa pasrah soal itu.
"Mereka mencetak gol di mana mereka sedikit beruntung dan kami tidak beruntung, itu bukan berkat latihan rutin dari bola-bola mati atau apa pun yang kami tidak sadari, itu mengenai pemain dari kami dan berguling di depan kaki mereka. Begitulah sepak bola terkadang," tuturnya.
Namun terlepas dari keberuntungan tersebut, Klopp menegaskan bahwa laga lawan Atletico tetap bakal sulit. Ia mengatakan para pemainnya akan berjuang sekuat tenaga agar nanti bisa menang dan lolos ke babak perempat final.
"Mendapatkan 0-0 akan jadi hasil yang brilian tetapi itu tidak akan membuat pertandingan ini lebih mudah karena kami masih harus mencetak gol. Tantangan melawan Atletico, selalu jelas sejak saat pertama bahwa itu adalah salah satu yang terbesar di sepak bola."
"Mereka tidak akan keluar dengan bendera putih, mereka bertarung sampai akhir dan itulah yang kami lakukan. Itu sebabnya laga ini sangat menarik," seru.
Di pertandingan ini, Liverpool tak akan bisa diperkuat oleh Alisson Becker. Namun sebelumnya Jurgen Klopp mengungkapkan bahwa Jordan Henderson siap dimainkan melawan Atletico Madrid.
(liverpoolfc.com)
Baca Juga:
- Ada Satu Bek yang Dibenci Haaland, Namanya Virgil van Dijk
- Selain Liverpool, Manchester United dan Manchester City Juga Masuk Pertimbangan Timo Werner
- Jamu Atletico Madrid, Liverpool Bisa Mainkan Jordan Henderson
- Liverpool vs Atletico Madrid, 20 Menit Pertama Bakal Krusial
- Andrew Robertson: 30 Tahun Penderitaan Liverpool akan Berakhir Musim Ini
- Eks Barcelona Ini Dukung Liverpool Balikkan Keadaan Lawan Atletico Madrid
- Data dan Fakta Liga Champions: Liverpool vs Atletico Madrid
- Prediksi Liverpool vs Atletico Madrid 12 Maret 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi, Laga Barcelona vs Napoli Digelar Tanpa Penonton
Liga Champions 10 Maret 2020, 23:55
-
Klopp Beber Cara Liverpool Kalahkan Atletico Madrid
Liga Champions 10 Maret 2020, 23:37
-
Klopp Sebut Gol Atletico ke Gawang Liverpool Berbau Keberuntungan
Liga Champions 10 Maret 2020, 23:14
-
Ada Satu Bek yang Dibenci Haaland, Namanya Virgil van Dijk
Liga Champions 10 Maret 2020, 22:40
-
Lawan Manchester City, Real Madrid tak Akan Diperkuat Courtois
Liga Spanyol 10 Maret 2020, 22:18
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR