
Bola.net - Florian Wirtz tampak puas setelah membantu Liverpool mengalahkan Real Madrid di Liga Champions. Penampilannya menghadirkan sesuatu yang belum banyak muncul sejak kedatangannya ke Liverpool musim panas lalu.
Rabu 5 November 2025, bermain di Anfield, Liverpool sukses mengalahkan Real Madrid 1-0 dalam atmosfer penuh tekanan. Pertandingan ini berlangsung alot sesuai prediksi.
Menariknya, salah satu pembeda di kubu Liverpool adalah Florian Wirtz. Ia kembali ke starting line-up setelah tujuh minggu dan memberikan salah satu performa terbaiknya sejak bergabung.
Transfer Wirtz senilai 116 juta pounds dari Bayer Leverkusen awalnya disambut antusias, tapi kenyataan bahwa ia lebih sering duduk di bangku cadangan memunculkan pertanyaan soal kualitasnya.
Meski begitu, pertandingan kontra Madrid tadi menjadi jawaban dari Wirtz. Transisi peran Wirtz ke sisi kiri lapangan seperti membuka pintu baru dalam proses adaptasinya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Peran Baru Wirtz di Sayap Kiri
Arne Slot dan staf pelatih Liverpool menyadari bahwa keseimbangan tim sempat terganggu. Terlalu banyak pemain baru bermain bersamaan membuat struktur permainan tidak stabil. Salah satu yang terdampak adalah penempatan awal Wirtz sebagai gelandang serang utama.
Xabi Alonso, mantan pelatih Wirtz di Leverkusen sekaligus pelatih Madrid saat ini, memberi pembelaan sebelum laga. Ia mengatakan, “Saya tidak ragu. Ini hanya masalah waktu. Ia perlu beradaptasi, tetapi ia pemain yang sangat spesial.” Pernyataan itu memberi konteks: proses ini tidak instan.
Penampilan Wirtz melawan Madrid menunjukkan skema baru yang lebih selaras. Ia dimainkan di sisi kiri, bukan sebagai pusat permainan. Dari posisi itu, ia tetap mampu menunjukkan kreativitas, namun dengan cakupan ruang yang lebih jelas dan tanggung jawab defensif yang lebih terukur.
Yang menonjol bukan hanya sentuhan-sentuhan kreatifnya, tetapi juga energinya. Ia menekan, menutup ruang, dan memicu transisi. Itu adalah bentuk kontribusi yang lebih komplet dibanding penampilannya sebelumnya.
Detail Kecil yang Menjelaskan Progres Adaptasi

Sejumlah momen di babak pertama menunjukkan bagaimana perannya berkembang. Ia memenangkan bola di area sudut lapangan, bekerja sama cepat dengan Dominik Szoboszlai, dan membuka peluang untuk Alexis Mac Allister.
Wirtz juga bisa menemukan Hugo Ekitike dalam serangan balik serta melakukan umpan tarik presisi yang memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan penting.
Setiap pergerakan terjadi dalam tempo tinggi, dengan keputusan cepat, tanpa sentuhan berlebihan. Dalam permainan secepat itu, ia menjadi sumber kreativitas yang stabil.
Pergerakannya tidak terpaku di garis kiri. Ia beberapa kali masuk ke lini tengah untuk terlibat dalam kombinasi permainan. Koneksinya dengan Szoboszlai menjadi salah satu pola yang memberikan ancaman berulang. Ini adalah dasar dari integrasi yang lebih dalam ke dalam sistem.
Kontribusi tanpa bola juga signifikan. Wirtz tercatat menempuh jarak 11,4 kilometer sebelum ditarik keluar pada menit ke-88, tertinggi di antara pemain lain di lapangan. Szoboszlai memujinya terus berlari tanpa berhenti setelah pertandingan.
Slot menegaskan kembali situasi Wirtz setelah pertandingan. “Jika Anda datang dari liga berbeda, dan harus bermain setiap beberapa hari, ada banyak gaya permainan yang harus dipelajari. Ia bekerja sangat keras untuk beradaptasi secepat mungkin."
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Cristiano Ronaldo Sentil Para Pemain MU: Banyak yang Gak Paham Apa Arti Membela Setan Merah!
- Bek Timnas Prancis Ini Jadi Penerus Harry Maguire di MU?
- Coba Lagi! Manchester United Nego Brighton untuk Transfer Carlos Baleba
- Pahit! Cristiano Ronaldo Sebut MU Mustahil Juara EPL Musim Ini
- Login! Manchester United Siap Tikung Liverpool untuk Transfer Marc Guehi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Teheran-Heran: Kenapa Vinicius Biarkan Conor Bradley Lepas?
Liga Champions 5 November 2025, 18:28
-
Barcelona Jadi Raja Gol Liga Champions Sejak Era Hansi Flick
Liga Champions 5 November 2025, 18:07
LATEST UPDATE
-
Manchester City vs Chelsea: Siapa Unggul di Catatan Head to Head?
Liga Inggris 3 Januari 2026, 16:05
-
Nonton Live Streaming Borneo FC vs PSM Makassar Hari Ini di BRI Super League
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 16:01
-
John Herdman Unggul dari Shin Tae-yong dan Kluivert dalam Rataan Kemenangan
Tim Nasional 3 Januari 2026, 15:57
-
Mengapa Chelsea Pertimbangkan Liam Rosenior sebagai Pelatih Baru
Liga Inggris 3 Januari 2026, 15:35
-
Breaking News! John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Timnas Indonesia
Tim Nasional 3 Januari 2026, 15:24
-
Daftar Pemain Voli Putra Medan Falcons Tirta Bhagasasi di Proliga 2026
Voli 3 Januari 2026, 14:58
-
Reaksi Manajer Premier League atas Kepergian Mendadak Enzo Maresca dari Chelsea
Liga Inggris 3 Januari 2026, 14:17
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43























KOMENTAR