
Bola.net - Setelah dibekuk Juventus di Liga Champions, kubu Celtic meradang dengan menuding Bianconeri menerapkan taktik kotor. Namun hal tersebut dibantah keras Stephan Lichtsteiner.
Kampiun Serie A tersebut meraih kemenangan telak 3-0 pada leg pertama 16 besar di Celtic Park. Namun setelah laga manajer Celtic, Neil Lennon menyebut para pemainnya kerap dilanggar para pemain Juve saat bersiap menghadapi set piece di kotak penalti.
Dengan strategi tersebut, Juve memang bisa meredam kekuatan The Hoops yang banyak bertumpu pada bola-bola mati. Dan di mata Lichsteiner hal itu adalah bagian dari sebuah permainan. Bahkan ia balik menuding para pemain tuan rumah berupaya mengganggu kiper Gianluigi Buffon.
"Itu hal normal. Saya pikir itu adalah bagian dari sepakbola. Tentu saja mereka mencetak lebih dari 40 persen gol mereka di Liga Champions dari tendangan bebas. Mereka mencoba menghalangi kiper dan adalah peran saya untuk menjauhkan mereka dari Buffon," paparnya pada Sky Sports.
Saat ditanya apakah Juve beruntung tak diganjar penalti, bek asal Swiss itu menambahkan, "Penalti untuk apa? Itu lebih condong pelanggaran dari pemain mereka ketimbang dari saya, karena jika Anda menyerang kiper maka itu bisa menjadi gol." (fox/row)
Kampiun Serie A tersebut meraih kemenangan telak 3-0 pada leg pertama 16 besar di Celtic Park. Namun setelah laga manajer Celtic, Neil Lennon menyebut para pemainnya kerap dilanggar para pemain Juve saat bersiap menghadapi set piece di kotak penalti.
Dengan strategi tersebut, Juve memang bisa meredam kekuatan The Hoops yang banyak bertumpu pada bola-bola mati. Dan di mata Lichsteiner hal itu adalah bagian dari sebuah permainan. Bahkan ia balik menuding para pemain tuan rumah berupaya mengganggu kiper Gianluigi Buffon.
"Itu hal normal. Saya pikir itu adalah bagian dari sepakbola. Tentu saja mereka mencetak lebih dari 40 persen gol mereka di Liga Champions dari tendangan bebas. Mereka mencoba menghalangi kiper dan adalah peran saya untuk menjauhkan mereka dari Buffon," paparnya pada Sky Sports.
Saat ditanya apakah Juve beruntung tak diganjar penalti, bek asal Swiss itu menambahkan, "Penalti untuk apa? Itu lebih condong pelanggaran dari pemain mereka ketimbang dari saya, karena jika Anda menyerang kiper maka itu bisa menjadi gol." (fox/row)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pirlo: Celtic Masih Tetap Memiliki Peluang
Liga Champions 14 Februari 2013, 22:45
-
Kiprah Juve di Liga Champions Bikin Petr Cech Iri
Liga Eropa UEFA 14 Februari 2013, 16:20
-
Lichsteiner Bela Taktik 'Kotor' Juventus
Liga Champions 14 Februari 2013, 14:55
-
United dan City Bertarung Demi Vidal
Liga Inggris 14 Februari 2013, 14:25
-
Aksi Hebat Juve di Liga Champions Turut Dipuji Galliani
Liga Champions 14 Februari 2013, 13:29
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026, 6 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 02:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia
Piala Dunia 6 Juli 2026, 00:06
-
Amerika Serikat, Hari Kemerdekaan, dan Misi Menaklukkan Belgia
Piala Dunia 5 Juli 2026, 23:53
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR