
Bola.net - - Bek Red Star Belgrade Milos Degenek mengklaim Liverpool kalah di Marakana karena mereka memandang timnya sebelah mata saja.
Liverpool berhasil meraih kemenangan saat menjalani matchday 3 Liga Champions Grup C lawan Red Star di Anfield. Mereka dengan mudah unggul 4-0.
Maka ketika mereka harus menjalani laga matchday 4, di kandang Red Star di Marakana, Liverpool diprediksi bisa meraih hasil positif. Namun yang terjadi malah munculnya sebuah kejutan.
Liverpool tampil jelek dan tak bisa mengembangkan permainannya. Pada akhirnya mereka dipaksa tumbang dengan skor 2-0 melalui brace Milan Pavkov.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Analisis Degenek
Degenek, yang malam itu tampil solid di lini belakang, mengaku tahu mengapa Liverpool kalah. Menurutnya Mohamed Salah cs tumbang karena mereka merasa puas diri dan meremehkan sang tuan rumah.
“Kami bermain bagus dan berhasil membungkam mereka. Pavkov mencetak dua gol indah, tetapi semua pemain bermain sangat bagus. Sekarang jika saja kita bisa bermain seperti ini setiap pekan," serunya seperti dilansir Liverpool Echo.
"Saya pikir Liverpool meremehkan kami dan akibatnya mereka harus membayar mahal untuk kesalahan itu," klaim Degenek.
Milner Takjub
Degenek kemudian melontarkan klaim lainnya. Ia mengaku James Milner berkata kepadanya bahwa atmosfer di Marakana telah membuatnya merasa takjub.
"Saya berbicara dengan Milner di terowongan dan ia mengatakan kepada saya bahwa ia tidak pernah mengalami hal seperti suara yang datang dari atas (tribun penonton)," klaimnya.
"Saya percaya kami bisa mengulangi ini melawan Napoli," imbuh bek asal Australia ini.
Berita Video
Berita video Liverpool tumbang 0-2 dari tuan rumah Crvena Zvezda pada matchday keempat Grup C Liga Champions, di Stadion Rajko Mitic, Beograd, Selasa (6/11/2018).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sikut Milan Havel Sampai Berdarah, Sergio Ramos Minta Maaf
Liga Champions 8 November 2018, 21:40
-
Juventus Kalah Dari MU, Wojciech Szczesny Dituduh Jadi Biang Keroknya
Liga Champions 8 November 2018, 21:20
-
Usai Juventus, Juan Mata Bidik Kemenangan Lawan Young Boys
Liga Champions 8 November 2018, 18:20
-
Comeback di Turin, Juan Mata Puji Mental Baja Manchester United
Liga Champions 8 November 2018, 18:00
-
Tumbangkan Juventus, Juan Mata: Ini Kemenangan Krusial
Liga Champions 8 November 2018, 17:40
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR