Malam Emosional Gabriel Jesus

Malam Emosional Gabriel Jesus
Selebrasi penyerang Arsenal, Gabriel Jesus merayakan gol ke gawang Inter Milan di Liga Champions. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Gabriel Jesus menjadi bintang kemenangan Arsenal di panggung Liga Champions, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Ia sukses mencetak brace ke gawang Inter Milan.

Laga tersebut berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan The Gunners. Hasil ini menjadi kemenangan perdana Arsenal di tanah Italia sejak 2008.

Usai laga, Jesus memberikan pernyataan yang cukup berani. Ia menilai timnya tampil jauh lebih superior dibanding tuan rumah.

Kemenangan ini juga terasa sangat emosional bagi sang striker. Ia mengaku sempat meneteskan air mata di San Siro.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 4 halaman

Mimpi Masa Kecil Terwujud

Pemain Arsenal, Gabriel Jesus, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Pemain Arsenal, Gabriel Jesus, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Bagi Jesus, bermain dan mencetak gol di San Siro adalah mimpi lama. Ia tumbuh besar menyaksikan kemegahan Serie A dari layar kaca.

Momen mencetak gol di stadion legendaris itu membuatnya sangat tersentuh. Ini adalah malam yang tak akan dilupakannya.

"Ini adalah malam impian, saya selalu bermimpi menjadi pesepakbola," buka Gabriel Jesus kepada Amazon Prime.

"Saya sering menonton Serie A saat kecil, jadi berada di stadion ini dan mencetak gol membuat mata saya berkaca-kaca karena saya selalu bermimpi berada di sini," sambungnya.

2 dari 4 halaman

Bangkit dari Mimpi Buruk Cedera

Pemain Arsenal, Gabriel Jesus, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Pemain Arsenal, Gabriel Jesus, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Gol ini juga menandai akhir puasa golnya di Liga Champions. Jesus sudah absen mencetak gol di kompetisi ini selama dua tahun.

Musim 2024/25 sempat menjadi mimpi buruk baginya karena cedera. Ia harus menepi dari lapangan hijau selama 11 bulan lamanya.

"Selalu ada alasan mengapa segala sesuatu terjadi, entah itu hal baik atau hal sulit," tutur penyerang asal Brasil tersebut.

"Saya mempelajari hal itu selama 11 bulan saya absen dari lapangan," tambahnya.

3 dari 4 halaman

Klaim Arsenal Lebih Dominan

Selebrasi Viktor Gyoekeres bersama pemain Arsenal usai membobol gawang Inter Milan di Liga Champions. (c) AP Photo/Luca Bruno

Selebrasi Viktor Gyoekeres bersama pemain Arsenal usai membobol gawang Inter Milan di Liga Champions. (c) AP Photo/Luca Bruno

Jesus tak segan menyebut Arsenal pantas menang telak. Menurutnya, The Gunners sukses mengendalikan permainan Inter yang agresif.

Ia juga menyinggung kekalahan pahit musim lalu di tempat yang sama. Kemenangan ini menjadi ajang balas dendam yang manis.

"Selalu sulit bermain melawan Inter Milan, kami datang ke sini musim lalu dan kalah," jelas Gabriel Jesus.

"Malam ini kami bermain lebih baik dari mereka, kami mengendalikan mereka tapi mereka tim top dan menyerang," tegas Gabriel Jesus.

"Kami mencetak gol di akhir dan mendapatkan tiga poin, kami harus terus melaju karena kami punya satu laga lagi di akhir pekan," lanjutnya.

4 dari 4 halaman

Sikap Dewasa Soal Persaingan

Lini depan Arsenal kini makin sesak dengan talenta tajam. Selain Jesus, ada nama Viktor Gyokeres dan Kai Havertz yang berebut tempat.

Namun, Jesus menunjukkan sikap yang sangat dewasa. Ia justru mendukung rekan-rekannya untuk terus mencetak gol.

"Semua orang ingin menjadi starter, saya orang yang sangat respek akan hal itu," ujar eks pemain Manchester City itu.

"Saya bukan anak kecil lagi, saya 28 tahun, jadi saya mengerti sepak bola," imbuh Gabriel Jesus.

"Saya sangat senang Vik masuk dan mencetak gol, saya yakin Kai akan mencetak gol saat mendapat kesempatan," tutupnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL