Bola.net - Di luar dugaan, Lyon berhasil menumbangkan Juventus dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (27/2/2020). Mengapa mereka bisa mengalahkan juara bertahan Serie A tersebut?
Banyak yang meyakini bahwa Juventus tidak akan menemui kesulitan saat bertemu Lyon. Salah satu alasannya adalah materi kedua tim yang, di atas kertas, tak begitu berimbang. Kehadiran Cristiano Ronaldo juga menjadi perbedaan yang cukup signifikan.
Namun pada akhirnya, Lyon tetap mampu keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 0-1. Gol semata wayangnya tercipta pada menit ke-31 melalui aksi sang gelandang, Lucas Tousart.
Gol tersebut tercipta saat Juventus sedang dalam situasi yang kurang menguntungkan. Sebab beknya, Matthijs de Ligt, harus menepi untuk sementara untuk mendapatkan perawatan akibat cedera di kepala.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Apa yang Dilakukan Lyon?
Kejelian dalam memanfaatkan situasi mungkin bisa menjadi penyebab Lyon berhasil menuai kemenangan penting atas Juventus. Namun sang pelatih, Rudi Garcia, tidak merasa kalau timnya menang berkat situasi tersebut.
Statistik menunjukkan bahwa Lyon mampu melepaskan 12 tembakan meski hanya mencatatkan penguasaan bola 36 persen. Rudi Garcia pun meyakini bahwa kemenangan tim berasal dari keberanian pemain untuk menebar ancaman.
"Benar bahwa kami sedikit malu-malu dalam 10 menit awal pertandingan, tapi kemudian kami membuat permainan jadi lebih tersebar dan menyebabkan banyak masalah bagi lini belakang Juventus," ujarnya kepada Sky Sport Italia.
Ingin Cetak Gol di Leg Kedua
Perjalanan Lyon belum berhenti sampai di sini. Mereka harus melakoni laga kedua yang digelar di Allianz Stadium pada bulan Maret mendatang.
Beban Lyon sedikit lebih ringan karena hanya butuh hasil seri untuk bisa melaju ke babak perempat final. Tetapi, Rudi Garcia tetap mengusung tekad untuk mencetak gol lagi pada pertandingan berikutnya.
"Sekarang kami baru ada di tengah perjalanan dalam duel, kami ingin mencetak gol di Turin dan harapannya bisa lolos ke babak perempat final," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Szczesny Ungkap Kesalahan Juventus saat Menghadapi Lyon
- Mengapa Leonardo Bonucci Meneriaki Blaise Matuidi Sebelum Pertandingan?
- Penyebab Juventus Kalah dari Lyon Karena Terlalu 'Santuy'
- Cristiano Ronaldo dan Juventus Tumpul di Markas Lyon, Ini Buktinya
- Cetak Gol Kemenangan ke Gawang Juventus, Gelandang Lyon Mengaku Bahagia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Bintang Manchester City yang Bisa Dibawa Josep Guardiola ke Juventus
Editorial 27 Februari 2020, 15:20
-
Juventus Tak Berdaya di Markas Lyon
Galeri 27 Februari 2020, 11:57
-
Juventus Tumbang dari Lyon, Netizen: Berapa Harga Wasit Eropa?
Liga Champions 27 Februari 2020, 11:09
-
Reaksi Netizen Setelah Cristiano Ronaldo Melempem Lawan Lyon, Diejek Sudah Kakek-Kakek
Liga Champions 27 Februari 2020, 10:32
-
Mampu Kalahkan Juventus, Apa Sih yang Dilakukan Lyon?
Liga Champions 27 Februari 2020, 10:28
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Udinese - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 11 April 2026, 16:00
-
Enzo Fernandez Sudah Minta Maaf, tapi Hukuman Tetap Berlaku
Liga Inggris 11 April 2026, 15:45
-
Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 15:43
-
Kapan Barcelona Bisa Juara La Liga? Ini Hitung-hitungan Lengkapnya
Liga Spanyol 11 April 2026, 15:15
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Persija Jakarta vs Persebaya
Bola Indonesia 11 April 2026, 15:14
-
Link Nonton Live Streaming BRI Super League: Borneo FC vs PSBS Biak
Bola Indonesia 11 April 2026, 15:01
-
Klasemen Pembalap SS600 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 14:32
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45























KOMENTAR