
Bola.net - Real Madrid akan bertandang ke markas Manchester City dalam lanjutan Liga Champions. Sorotan besar kembali tertuju pada Antonio Rudiger yang mendapat tugas utama menjaga lini depan tuan rumah.
Bek asal Jerman itu diperkirakan akan berhadapan langsung dengan Erling Haaland. Duel keduanya selalu menarik karena melibatkan kekuatan fisik dan kecepatan di area kotak penalti.
Rudiger punya catatan cukup baik saat menghadapi striker Norwegia tersebut. Pada beberapa pertemuan sebelumnya, ia mampu meredam pergerakan Haaland hingga kesulitan mencetak gol.
Karena itu, publik Madrid berharap Rudiger kembali menunjukkan performa solid di Etihad Stadium. Apalagi laga ini diprediksi berlangsung keras dan penuh duel fisik.
Meski begitu, Rudiger mengaku tidak gentar. Ia merasa siap secara mental dan fisik untuk menghadapi salah satu striker paling berbahaya di dunia saat ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Rudiger Menikmati Duel Fisik

Bagi Rudiger, menghadapi striker kelas dunia seperti Haaland justru menjadi tantangan yang menyenangkan. Ia tidak terlalu peduli dengan statistik yang sering dibahas media.
Menurutnya, angka seperti jumlah sentuhan atau duel tidak selalu mencerminkan jalannya pertandingan.
"Saya tidak terlalu memikirkan statistik. Itu hanya angka bagi saya," ujar Rudiger.
Ia justru menikmati pertarungan fisik yang terjadi sepanjang laga.
"Pemain seperti Haaland sangat kuat. Saya menikmati duel fisik seperti itu di lapangan," tegasnya.
Pengalaman Menghentikan Haaland

Kepercayaan diri Rudiger juga datang dari pengalamannya di kompetisi Eropa. Ia masih mengingat duel melawan Manchester City pada musim pertamanya bersama Real Madrid.
Saat itu, Rudiger merasa berhasil menjadi salah satu bek pertama yang mampu menahan agresivitas Haaland.
"Haaland adalah pemain kelas dunia dan masih sangat muda. Saya selalu menikmati duel seperti ini sepanjang karier saya," kata Rudiger.
"Pada musim pertama saya di sini, tidak ada bek tengah yang bisa mengalahkannya. Saya merasa menjadi orang pertama yang melakukannya," tambahnya.
Kerja Tim di Lini Belakang

Meski sering mendapat sorotan, Rudiger menegaskan bahwa pertahanan Madrid bukan hasil kerja satu orang. Ia memuji kontribusi rekan setimnya yang membantu menjaga area belakang.
Salah satu yang ia sebut adalah bek muda Huijsen yang tampil solid saat menghadapi City sebelumnya.
"Huijsen bermain sangat baik saat itu. Saya tidak sendirian menjaga pertahanan tim," ujar Rudiger.
Ia juga tetap memberi respek tinggi kepada Haaland sebagai lawan.
"Dia pria yang baik dan pesepak bola yang luar biasa. Semua orang sudah tahu kualitasnya," katanya.
Mentalitas Pemenang Jadi Kunci
Bagi Rudiger, kemenangan tim selalu berada di atas pencapaian individu. Karena itu, ia menekankan pentingnya mentalitas kuat dalam setiap pertandingan.
Menurutnya, Real Madrid harus menjaga sikap dan semangat yang sama sepanjang laga.
"Bukan hanya besok kami butuh mentalitas itu, tapi selamanya. Kami menang bersama atau kalah bersama," tegas Rudiger.
Ia yakin kebersamaan di ruang ganti menjadi kekuatan utama Madrid saat menghadapi tekanan besar di Etihad Stadium.
"Kami harus memilih sikap yang tepat di lapangan dan menjaga mentalitas yang sama setiap saat," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Man City vs Real Madrid: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 17 Maret 2026, 21:24
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persita 4 April 2026
Bola Indonesia 3 April 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR