Komentar Mohamed Salah Picu Gejolak Internal di Manajemen Liverpool, Arne Slot Bisa Jadi Didepak Musim Panas Ini

Komentar Mohamed Salah Picu Gejolak Internal di Manajemen Liverpool, Arne Slot Bisa Jadi Didepak Musim Panas Ini
Pelatih Liverpool, Arne Slot. (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Musim 2025/2026 berubah menjadi periode yang sangat berat bagi Liverpool. Setelah datang dengan ekspektasi tinggi sebagai juara bertahan Premier League, performa The Reds justru merosot drastis sepanjang musim.

Liverpool gagal menunjukkan konsistensi di berbagai kompetisi musim ini. Mereka tersingkir dari perburuan gelar lebih cepat dan kini bahkan masih terancam keluar dari posisi lima besar klasemen akhir.

Situasi tersebut membuat tekanan terhadap Arne Slot semakin besar dalam beberapa bulan terakhir. Tim yang sebelumnya dikenal agresif dan penuh karakter kini dinilai kehilangan identitas permainan di bawah arahan pelatih asal Belanda tersebut.

Di tengah situasi sulit itu, mulai muncul kabar bahwa manajemen Liverpool diam-diam mempertimbangkan masa depan Slot. Meski secara terbuka klub masih memberikan dukungan, diskusi internal disebut mulai mengarah pada kemungkinan perubahan besar di kursi pelatih.

1 dari 3 halaman

Komentar Mohamed Salah Mengguncang Internal Liverpool

Mohamed Salah dalam laga Liverpool vs Crystal Palace di Premier League 2025/2026, Sabtu (25/4/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Mohamed Salah dalam laga Liverpool vs Crystal Palace di Premier League 2025/2026, Sabtu (25/4/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Nama Mohamed Salah menjadi sorotan setelah komentar publiknya mengenai kondisi Liverpool memicu perhatian besar di internal klub. Pernyataan sang winger memantik reaksi banyak pihak, termasuk legenda Manchester United yakni Gary Neville yang mengklaim kometarnya bak “bom”.

Komentar Salah semakin ramai diperbincangkan setelah unggahannya mendapat dukungan dari 17 pemain Liverpool, termasuk sejumlah mantan pemain. Hal itu diyakini memperlihatkan adanya keresahan yang lebih luas terkait arah proyek klub saat ini.

Kelompok pemilik klub, Fenway Sports Group alias FSG, disebut oleh TEAMtalk mulai khawatir dengan situasi yang berkembang di Anfield. Kekhawatiran mereka bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga atmosfer di sekitar skuad menjelang musim panas.

Di sisi lain, para petinggi sepak bola klub seperti Michael Edwards dan Richard Hughes dikabarkan terus mengevaluasi situasi Slot. Liverpool sendiri sudah menelan 19 kekalahan di semua kompetisi musim ini, yang menjadi catatan terburuk klub di abad ke-21.

2 dari 3 halaman

Graeme Bailey Ungkap Situasi Slot Makin Mengkhawatirkan

Ekspresi Arne Slot dalam laga perempat final Liga Champions antara Liverpool vs PSG, Rabu (15/4/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Ekspresi Arne Slot dalam laga perempat final Liga Champions antara Liverpool vs PSG, Rabu (15/4/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Jurnalis TEAMtalk, Graeme Bailey, mengungkapkan bahwa tekanan terhadap Slot kini meningkat sangat cepat. Ia menyebut tidak semua orang di internal Liverpool masih yakin Slot layak dipertahankan.

Situasi makin rumit setelah Liverpool gagal mendapatkan Xabi Alonso yang kini disebut telah menyelesaikan kepindahannya ke Chelsea. Kegagalan tersebut memunculkan pertanyaan baru mengenai perencanaan jangka panjang klub.

Bailey juga menyebut bahwa Liverpool sebenarnya bukan klub yang mudah mengambil keputusan emosional. Namun kondisi musim ini dinilai sudah cukup mengkhawatirkan hingga membuat para petinggi mulai membuka pembahasan serius terkait masa depan Slot.

“Edwards dan Hughes perlu berpikir dan berbicara serius. Situasi dengan Slot semakin memburuk dengan cepat, dan saya dapat memberi tahu Anda bahwa tidak semua orang di internal klub sepakat bahwa ia harus tetap bertahan."

“Liverpool bukanlah klub yang bereaksi secara emosional atau impulsif, tetapi pemilik klub benar-benar menyadari bahwa ini menjadi situasi yang sangat mengkhawatirkan."

“Saya diberitahu bahwa komentar Salah sangat menyentuh hati. Secara internal, sebenarnya ada banyak simpati terhadap apa yang ia katakan, dan orang-orang di klub memahami mengapa ia menyuarakan frustrasi tersebut.”


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL