Bola.net - - Matchday ketika Liga Champions menjadi momen yang membanggakan bagi penggawa Borussia Dortmund. Namun, sebaliknya bagi Atletico Madrid. Bahkan, Diego Simeone harus menuai rekor yang amat buruk di karirnya.
Bersama Diego Simeone, Atletico Madrid dikenal sebagai klub dengan lini pertahanan yang sangat tangguh. Namun, hal tersebut sama sekali tidak terlihat ketika Atletico bermain di Signal Induna Park, Kamis (25/10) dini hari WIB.
Los Colconeros babak belur oleh aksi Marco Reus dan kawan-kawan. Sebanyak empat gol bersarang di gawang Jan Oblak sepanjang 90 menit laga bejalan. Raphael Guerreiro mencetak gol dan masing-masing satu gol dari Axel Witsel dan Jadon Sancho.
Kekalahan itu menorehkan luka mendalam bagi Atletico Madrid, khususnya bagi Diego Simeone. Sebab, itu adalah kekalahan paling telak yang pernah dirasakan oleh Simoene sepanjang karirnya sebagai pelatih di Atletico Madrid.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kekalahan Terburuk Simeone
Dikutip dari Opta, kekalahan dengan skor 4-0 adalah kekalahan paling telak sepanjang karir Diego Simeone bersama Atletico Madrid di semua kompetisi. Atletico kebobolan empat gol dan tidak mampu membalas. Hal yang tidak pernah terjadi sebelumnya, pada era pelatih berjuluk El Cholo.
Digeo Simeone sendiri bukan pelatih yang baru kemarin sore melatih Atletico Madrid. Mantan andalan timnas Argentina tersebut sudah bersama dengan klub asal ibukota Spanyol sejak tahun 2011 lalu. Artinya, selama tujuh tahun melatih Atletico Madrid, baru kali ini Simeone kalah dengan margin empat gol.
4 - Atletico de Madrid have suffered their biggest defeat with Diego Simeone as manager in all competitions (4-0 vs Borussia Dortmund). Shock. pic.twitter.com/6tshWybRrF
— OptaJose (@OptaJose) October 24, 2018
Menariknya, Guerreiro yang mencetak dua gol adalah pemain pengganti. Lucien Favre baru memasukkan pemain asal Portugal pada menit ke-63. Dia lantas sukses membobol gawang Dortmund pada menit ke-73 dan 89. Selain itu, tiga dari empat gol Dortmund dicetak pada 20 menit akhir laga.
Komentar Diego Simeone
Diego Simeone tentu saja sangat kecewa dengan hasil yang diraih oleh pasukannya. Tapi, pelatih asal Argentina secara jantan mengakui bahwa Dortmund memang bermain jauh lebih baik. Simeone pun tidak ragu memberikan ucapan selamat kepada Marco Reus dan kawan-kawan.
"Kami harus memberikan selamat kepada lawan kami, mereka telah memainkan pertandingan cepat dan menyerang. Dortmund bermain sangat efisien, sangat dinamis. Terpenting, mereka cepat merebut kembali penguasaan bola. Sangat menyenangkan untuk dilihat," ucap Simeone dikutip dari Four Four Two.
Berita Video
Beberapa orang ditanyakan soal 5 gim di e-Sports favorit mereka. Apa saja ya? Simak dalam berita video di bawah ini:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lippi Percaya Juventus Bisa Treble Musim Ini
Liga Champions 25 Oktober 2018, 23:00
-
Universitas Harvard Siap Sambut Kedatangan Chiellini dan Bonucci
Liga Champions 25 Oktober 2018, 22:30
-
Tarik Keluar Arthur Melo, Begini Penjelasan Ernesto Valverde
Liga Champions 25 Oktober 2018, 16:20
-
Dibandingkan dengan Ronaldo, Lukaku Dinilai Mirip Petugas Lalu Lintas
Liga Champions 25 Oktober 2018, 15:00
-
Usai Inter Milan, Barcelona Bidik Kemenangan di El Clasico
Liga Champions 25 Oktober 2018, 14:40
LATEST UPDATE
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR