Bola.net - - Comeback fenomenal yang dilakukan Barcelona atas PSG di babak 16 besar Liga Champions lalu merupakan momen paling emosional bagi Neymar. Ketika merayakan gol penentu yang dicetak Sergi Roberto, pemain Barca hilang kontrol sehingga kata-kata kotor pun keluar dari mulut mereka.
Bagi Neymar momen emosional dalam pertandingan tersebut melebihi ketika menjuarai Liga Champions atau ketika ia menjadi juara Olimpiade bersama Brasil.
Kebahagiaan yang dirasakan Barca memang bisa dipahami. Sebab sebelum menjalani pertandingan tersebut, Barca dinilai hanya punya peluang kecil untuk lolos ke babak selanjutnya.
Dari leg pertama, Barca tertinggal empat gol. Dalam sejarah babak penyisihan Liga Champions, tak ada tim yang sanggup lolos ke babak selanjutnya jika sudah tertinggal empat gol.
Namun hal itu tak membuat pemain Barca putus asa. Menjalani leg kedua di Camp Nou, Barca langsung menekan sejak menit awal. Pada babak pertama, Barca bisa unggul dua gol namun jumlah gol tersebut belum cukup untuk lolos karena masih butuh dua gol lagi untuk menyamakan kedudukan.
Lionel Messi menambahkan satu gol lagi di babak kedua. Ketika Barca mencari tambahan satu gol, gawang mereka justru kebobolan pada menit 62 lewat tembakan Edinson Cavani. Dengan satu gol ini, maka PSG semakin diunggulkan lolos karena memiliki keuntungan gol tandang meskipun pada akhirnya skor berakhir imbang.
Neymar lalu menyamakan agregat 5-5 pada di menit-menit akhir. Sampai di sini, Barca juga masih belum bisa lolos. Mereka masih butuh tambahan satu gol lagi agar membalik keunggulan.
Tibalah waktunya ketika Sergi Roberto mencetak gol di menit-menit akhir babak tambahan. Menerima umpan dari Neymar, Roberto yang lolos dari jebakan offside melanjutkan bola dan menggetarkan gawang PSG. Maka satu gol ini membuat Barca balik unggul dengan agregat 6-5.
Tak pelak setelah terjadi gol tersebut, publik Camp Nou bersorak ria merayakan keajaiban malam itu.
"Ketika dia [Sergi Roberto] mencetak gol, saya melihat hakim garis. Saya berlari demi Tuhan, berlari ke lapangan tengah," kenang Neymar seperti dikutip Goal Internasional.
"Pada saat itu ia [Roberto] berlari, kemudian timbul kegembiraan, jeritan, kata-kata kotor yang tak bisa saya sampaikan di sini, semuanya keluar. Saat itu penuh dengan emosi," jelasnya.
Lolos dari babak 16 besar, Barca akan bertemu dengan Juventus di perempat final.
Baca Juga:
- Ini Alasan Barca Bisa Jadi Juara Liga Champions
- Verratti Frustasi dan Akan Tinggalkan PSG
- Lewandowski Ingin Revans Atas Kekalahan Dari Madrid Tahun 2014
- Kesalnya Lewandowski Saat Bayern Disepeleken Ketimbang Madrid
- Solskjaer: Liga Champions Bisa Bikin Ibrahimovic Bertahan
- Ingin Lewati Barca, Ini Yang Harus Dilakukan Juventus
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suarez Idamkan Isco Gabung Barcelona
Liga Spanyol 24 Maret 2017, 23:11
-
Diving Suarez ketika Hadapi PSG seperti Porno
Liga Champions 24 Maret 2017, 22:12
-
Rafinha Masuk Bidikan Juventus
Liga Italia 24 Maret 2017, 22:04
-
Wenger Ungkap Bahwa Suarez Sudah Nyaris Gabung Arsenal
Liga Inggris 24 Maret 2017, 20:40
-
Miranda: Ballon d'Or Berikutnya untuk Neymar
Liga Inggris 24 Maret 2017, 15:20
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hubungi Bournemouth, Tanyakan Pemain Ini
Liga Inggris 21 Mei 2026, 16:30
-
Gimana Kalau Lautaro Martinez Dapat Telepon dari Barcelona?
Liga Italia 21 Mei 2026, 16:22
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bali United 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:38
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:11
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR