Bola.net - Dijadikan sasaran hujatan musim lalu, Arjen Robben bangkit secara brilian musim ini dengan menjadi pahlawan kemenangan Bayern Munich di final Liga Champions kontra Borussia Dortmund, Minggu (26/5).
Robben harus merasakan sakit hati setelah kalah di final Eropa pada 2010, dan lebih sakit lagi tahun lalu kala dihentikan Chelsea. Bahkan ia menjadi kambing hitam setelah gagal menjadi algojo penalti kontra The Blues pada partai puncak di kandang sendiri, Allianz Arena musim lalu.
Winger asal Belanda itu nampaknya akan kembali jadi tumpahan kemarahan fans Die Roten setelah ia melewatkan beberapa peluang emas kontra Dortmund di Wembley. Namun ia mengamuk di babak kedua dengan menjadi kreator gol Mario Mandzukic sebelum mencetak sendiri gol penentu kemenangan 2-1 Bayern di menit 89.
Dan Robben mengungkapkan kegembiraannya dengan mengatakan, "Saya sudah memimpikan momen ini. Saya punya perasaan bagus saat kami sampai di sini, namun sebenarnya menjuarai Liga Champions sungguh sukar dipercaya. Kami masuk buku sejarah kini. Kami kalahkan Barcelona di semifinal dan menang di final, Anda tak bisa meminta lebih dari itu." (uefa/row)
Robben harus merasakan sakit hati setelah kalah di final Eropa pada 2010, dan lebih sakit lagi tahun lalu kala dihentikan Chelsea. Bahkan ia menjadi kambing hitam setelah gagal menjadi algojo penalti kontra The Blues pada partai puncak di kandang sendiri, Allianz Arena musim lalu.
Winger asal Belanda itu nampaknya akan kembali jadi tumpahan kemarahan fans Die Roten setelah ia melewatkan beberapa peluang emas kontra Dortmund di Wembley. Namun ia mengamuk di babak kedua dengan menjadi kreator gol Mario Mandzukic sebelum mencetak sendiri gol penentu kemenangan 2-1 Bayern di menit 89.
Dan Robben mengungkapkan kegembiraannya dengan mengatakan, "Saya sudah memimpikan momen ini. Saya punya perasaan bagus saat kami sampai di sini, namun sebenarnya menjuarai Liga Champions sungguh sukar dipercaya. Kami masuk buku sejarah kini. Kami kalahkan Barcelona di semifinal dan menang di final, Anda tak bisa meminta lebih dari itu." (uefa/row)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lahm: Ini Generasi Emas Bayern Munich
Liga Champions 26 Mei 2013, 19:30
-
'Era Bayern Munich di Eropa Baru Dimulai'
Liga Champions 26 Mei 2013, 13:00
-
Bayern Juara, Heynckes Banjir Rekor
Liga Champions 26 Mei 2013, 07:30
-
Bangkit dan Juara, Bayern Hindari Reputasi Buruk
Liga Champions 26 Mei 2013, 07:00
-
Klopp: Gelar Juara Pantas Untuk Heynckes
Liga Champions 26 Mei 2013, 06:30
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR