
Bola.net - Performa buruk Manchester City di babak pertama saat melawan RB Leipzig membuat Josep Guardiola sempat merana. Terlepas kemenangan mampu diraih timnya, sang pelatih menekankan anak asuhnya untuk belajar dari laga tersebut.
Man City sukses meraih tiga angka usai menundukkan tim asal Bundesliga pada matchday 5 Grup F Liga Champions 2023/24. Bermain di Etihad Stadium, Rabu (29/11/2023) dini hari WIB, mereka menang comeback 3-2.
Dua gol dari penyerang Lois Openda membawa tim tamu unggul dua gol di babak pertama sebelum gol-gol dari Erling Haaland, Phil Foden dan Julian Alvarez mempertahankan rekor 100% kemenangan The Citizens di Liga Champions.
Dengan hasil positif itu, Man City tidak hanya memastikan unggulan di babak 16 besar untuk musim ketujuh secara beruntun, tetapi juga memperpanjang rekor tak terkalahkan di kompetisi Eropa menjadi 19 pertandingan.
Simak komentar Guardiola di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kritik Permainan City
Selepas pertandingan, Pep Guardiola merasa senang bahwa timnya telah menyelesaikan tugas mereka di fase grup dengan satu pertandingan tersisa, namun memperingatkan para pemainnya bahwa mereka tidak boleh mengulangi kesalahan yang sempat membuat menderita.
"Jika Anda berbicara tentang kelolosan, maka ini adalah malam yang luar biasa. 15 [poin] dari 15," buka Guardiola.
"Jika Anda berbicara tentang permainan, kami bisa melakukan lebih baik, gol-gol yang ceroboh dari kami. Dalam sepak bola, Anda harus memenangkan duel dan itu sangat mirip saat melawan Chelsea. Kami tampil solid dan sekarang tidak.
"Kami sudah mendapat dua peringatan. Tapi itu sama saja di lini depan. Kami memiliki peluang dan kami melewatkannya. Mungkin untuk masa depan, lebih baik menang dengan cara seperti itu, tidak nyaman untuk disadari dan berkaca pada diri sendiri dan kami harus lebih baik."
Petik Pelajaran
Ini merupakan comeback kedua Guardiola dari ketertinggalan dua gol dalam karier manajerialnya di Liga Champions setelah tim asuhannya, Bayern Munchen, bangkit untuk mengalahkan Juventus di perempat final 2016.
Selanjutnya, Man City akan menyelesaikan babak penyisihan grup di Red Star Belgrade pada 13 Desember.
"Namun kami akan berada di sana pada bulan Februari, berada di puncak grup. Saya tidak tahu siapa yang akan kami hadapi, tetapi leg kedua akan berlangsung di sini. Kami kembali menunjukkan bahwa kami mampu melakukan comeback.
"Babak pertama tidak [bagus] bahkan beberapa momen di babak kedua. Ada beberapa momen di mana Anda harus lebih baik. Kami akan belajar, semoga saja."
"Kami mencetak gol di awal babak kedua dan itu adalah 45 menit yang panjang bagi lawan."
Sempat Frustasi
Sementara di tempat terpisah, Phil Foden sempat frustasi dengan performa Man City di babak pertama. Namun, untungnya rekan-rekannya mampu tampil bangkit di babak kedua dengan mencetak tiga gol kemenangan.
"Babak pertama adalah yang terburuk yang pernah saya lihat dari kami. Keberanian dan motivasi yang kuat telah mengubah keadaan. Tim ini memiliki mentalitas yang hebat dan sangat menyenangkan untuk dilihat," ucapnya.
"Kami hanya membutuhkan gol tersebut untuk bangkit. Bahkan para pendukung pun bersorak lebih keras setelah gol tersebut. Setelah gol pertama tercipta, motivasi pun muncul. Kami memiliki rekor bagus di Etihad dan hanya butuh satu gol untuk mengubah keadaan."
Sumber: TNT Sport
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Grup G Liga Champions 2023/24
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Kiper yang Membuat Assist di Liga Champions, Janis Blaswich Terbaru!
Editorial 29 November 2023, 11:56
-
Pep Guardiola Tak Puas Meski Manchester City Menang Comeback Lawan RB Leipzig
Liga Champions 29 November 2023, 09:25
-
Gokil! Erling Haaland Cetak Rekor Baru di Liga Champions
Liga Champions 29 November 2023, 08:52
-
Man of the Match Manchester City vs RB Leipzig: Phil Foden
Liga Champions 29 November 2023, 05:40
-
Manchester City Bakal Habis-habisan Demi Rafael Leao
Liga Inggris 29 November 2023, 02:10
LATEST UPDATE
-
Ketika Ruben Amorim Merasa Dikhianati Manajemen MU Soal Transfer Pemain
Liga Inggris 5 Januari 2026, 08:05
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR