
Bola.net - Piala Dunia Antar Klub edisi 2013 yang sudah mulai digelar beberapa waktu lalu di Maroko mengusung dua inovasi 'lama tapi baru'. Lama karena bukan untuk kali pertama digunakan di sepakbola. Namun terhitung baru karena FIFA belum merestuinya untuk digunakan di kompetisi resmi mereka hingga akhir-akhir ini.
Inovasi pertama adalah free kick spray atau semprotan untuk menandai wilayah pagar betis. Wasit akan menggunakannya di situasi tendangan bebas sehingga tembok pertahanan yang dibangun oleh sebuah tim tidak akan maju dari posisi yang seharusnya.
Toni Kroos, pemain Bayern Munich yang juga berlaga di turnamen ini, menyebutnya sebagai teknologi yang lucu.
"Lucu, karena mungkin seseorang akan berjalan di tengah laga dengan sisa semprotan itu menempel di badannya," tutur sang pemain menurut Bild.
Teknologi semacam ini sebelumnya sudah populer digunakan di Argentina, namun baru-baru ini direstui oleh FIFA untuk diuji di Piala Dunia U-20, U-17, dan akhirnya di Piala Dunia Antar Klub. Semprotan yang digunakan disebut akan hilang tak berbekas dalam tempo satu menit.
Inovasi kedua yang akan mewarnai gelaran turnamen tahun ini adalah teknologi garis gawang. Setelah diuji selama gelaran Piala Konfederasi, FIFA akhirnya menyetujui teknologi ini untuk digunakan di Piala Dunia 2014 dan tentu saja, Piala Dunia Antar Klub 2013.
Sistem garis gawang yang disahkan oleh FIFA itu terdiri dari 14 kamera berkecepatan tinggi yang ditempatkan di sekitar lapangan, termasuk dua di antaranya di tiap sisi gawang. Andai bola sudah melewati garis, maka akan ada sinyal khusus yang dikirimkan ke alat berbentuk jam tangan yang dikenakan oleh tiga wasit yang bertugas.
Semoga saja dua inovasi ini membuat gelaran Piala Dunia Antar Klub tahun ini menjadi semakin menarik. Bagaimana menurut Bolanetters? [initial] (bola/rer)
Inovasi pertama adalah free kick spray atau semprotan untuk menandai wilayah pagar betis. Wasit akan menggunakannya di situasi tendangan bebas sehingga tembok pertahanan yang dibangun oleh sebuah tim tidak akan maju dari posisi yang seharusnya.
Toni Kroos, pemain Bayern Munich yang juga berlaga di turnamen ini, menyebutnya sebagai teknologi yang lucu.
"Lucu, karena mungkin seseorang akan berjalan di tengah laga dengan sisa semprotan itu menempel di badannya," tutur sang pemain menurut Bild.
Teknologi semacam ini sebelumnya sudah populer digunakan di Argentina, namun baru-baru ini direstui oleh FIFA untuk diuji di Piala Dunia U-20, U-17, dan akhirnya di Piala Dunia Antar Klub. Semprotan yang digunakan disebut akan hilang tak berbekas dalam tempo satu menit.
Inovasi kedua yang akan mewarnai gelaran turnamen tahun ini adalah teknologi garis gawang. Setelah diuji selama gelaran Piala Konfederasi, FIFA akhirnya menyetujui teknologi ini untuk digunakan di Piala Dunia 2014 dan tentu saja, Piala Dunia Antar Klub 2013.
Sistem garis gawang yang disahkan oleh FIFA itu terdiri dari 14 kamera berkecepatan tinggi yang ditempatkan di sekitar lapangan, termasuk dua di antaranya di tiap sisi gawang. Andai bola sudah melewati garis, maka akan ada sinyal khusus yang dikirimkan ke alat berbentuk jam tangan yang dikenakan oleh tiga wasit yang bertugas.
Semoga saja dua inovasi ini membuat gelaran Piala Dunia Antar Klub tahun ini menjadi semakin menarik. Bagaimana menurut Bolanetters? [initial] (bola/rer)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Bayern Takkan Remehkan Arsenal Seperti Musim Lalu'
Liga Champions 17 Desember 2013, 21:25
-
Van Gaal: Saya Bangga Dengan Barcelona dan Bayern Munich
Liga Champions 17 Desember 2013, 20:04
-
Buffon Masih Impikan Liga Champions
Liga Champions 17 Desember 2013, 19:58
-
Mikel Senang Bertemu Drogba Kembali
Liga Champions 17 Desember 2013, 18:47
-
Grosskreutz Kecewa Dortmund Tak Ketemu Milan
Liga Champions 17 Desember 2013, 17:07
LATEST UPDATE
-
Joao Felix Sabet Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Asia 23 Mei 2026, 16:50
-
Luka Modric Ingin Persembahkan Trofi untuk AC Milan
Liga Italia 23 Mei 2026, 15:50
-
Cek Jadwal dan Link Live Streaming La Liga 2025/26 Hanya di Vidio
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 14:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR