Rapor Real Madrid vs Benfica: Vinicius Bersinar, Courtois Tangguh, Lini Belakang Solid tak Tergoyahkan

Bola.net - Real Madrid membawa pulang kemenangan penting dari markas Benfica pada leg pertama play-off 16 Besar Liga Champions, Rabu (18/2) dini hari WIB. Los Blancos menang tipis 1-0 di Estadio da Luz.
Gol tunggal laga dicetak Vinicius Junior pada menit ke-50. Aksi individunya menjadi pembeda di laga yang berjalan ketat dan penuh tekanan.
Madrid sempat frustrasi menghadapi blok pertahanan rapat tuan rumah pada babak pertama. Namun satu momen magis dari kaki kanan Vinicius cukup untuk memberi modal berharga jelang leg kedua di Santiago Bernabeu.
Kemenangan ini juga dibayangi dugaan pelecehan rasis terhadap Vinicius. Insiden itu membuat tensi pertandingan meningkat dan mengubah atmosfer laga menjadi jauh lebih emosional.
Berikut adalah rapor pemain Real Madrid saat mengalahkan Benfica berdasarkan pada data FotMob:
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kiper dan Bek: Disiplin, Tangguh, Minim Celah

Thibaut Courtois - 7.7
Kiper asal Belgia itu tampil sigap. Ia melakukan penyelamatan krusial atas tendangan Fredrik Aursnes yang sempat berubah arah di babak pertama. Refleksnya menjaga momentum tim.
Trent Alexander-Arnold - 7.7
Bermain sebagai bek kanan, ia menjadi kreator utama dari sisi lapangan. Seharusnya mencatat minimal dua assist. Umpan-umpannya tajam, tetapi tidak semuanya dikonversi menjadi gol.
Antonio Rudiger - 7.5
Rudiger tampil kuat dalam duel fisik. Ia menjaga garis pertahanan tetap rapat dan melakukan tekel berisiko di kotak penalti sendiri. Kontribusinya penting dalam mencatat clean sheet.
Dean Huijsen - 8.0
Huijsen bermain tenang dan distribusinya rapi dari belakang. Awalnya, dia sempat ditakutkan menjadi pemain yang dieksploitasi oleh pemain Benfica.
Alvaro Carreras - 7.9
Carreras aktif membantu serangan dan lebih disiplin saat mengawal sisi kiri pertahanan. Dia menjadi pendukung utama bagi Vinicius saat menyerang.
Gelandang: Energi, Duel, dan Kontrol Ritme

Federico Valverde - 8.0
Valverde menunjukkan kepemimpinan. Ia bekerja sama baik dengan Alexander-Arnold di sisi kanan dan konsisten menjaga intensitas permainan.
Arda Guler - 7.3
Butuh waktu beradaptasi. Namun setelah menemukan ritme, ia memaksa Anatoliy Trubin melakukan beberapa penyelamatan penting.
Aurelien Tchouameni - 7.9
Tchouameni efektif memutus serangan balik Benfica. Ia dominan dalam duel udara dan mencatat jumlah duel terbanyak di laga ini. Dia terpilih sebagai Man of the Match versi UEFA.
Eduardo Camavinga - 7.1
Camavinga agresif dalam tekel. Ia mencatat tekel terbanyak, tetapi juga terlalu sering melakukan pelanggaran yang berisiko.
Penyerang: Momen Magis dan Ketajaman Penentu

Kylian Mbappe - 7.5
Mbappe belum sepenuhnya klinis di babak pertama. Sentuhan akhirnya kurang tajam. Namun ia tetap berkontribusi dalam proses terciptanya gol kemenangan.
Vinicius Junior - 8.2
Ia kembali menunjukkan kelasnya di fase gugur Liga Champions. Golnya lahir dari aksi individu berkualitas tinggi. Ia juga tetap fokus bermain di tengah situasi sulit akibat dugaan rasisme.
Penampilannya menjadi simbol ketangguhan mental sekaligus kualitas teknis Real Madrid.
Baca Ini Juga:
- Juventus Runtuh di Markas Galatasaray, Pierre Kalulu Penasaran Apa yang Salah di Lapangan
- Kronologi Dugaan Rasisme terhadap Vinicius Junior oleh Gianluca Prestianni di Laga Benfica vs Real Madrid
- 5 Kontroversi Besar Laga Benfica vs Real Madrid: Kartu Merah Jose Mourinho, Rasisme dan Diving Gianluca Prestianni
- Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Juventus Dibantai, Real Madrid Raih Kemenangan
- Man of the Match Benfica vs Real Madrid: Aurelien Tchouameni
- Hasil Dortmund vs Atalanta: Serhou Guirassy Menggila di Signal Iduna Park
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Insiden Rasisme dalam Laga Benfica vs Madrid: Vinicius Junior Jadi Korban
Liga Champions 18 Februari 2026, 13:32
LATEST UPDATE
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59






















KOMENTAR