
Bola.net - Pertandingan Real Madrid vs Benfica akan menentukan satu tiket menuju babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Laga leg kedua play-off fase gugur ini digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) pukul 03.00 WIB.
Real Madrid membawa modal kemenangan 1-0 dari leg pertama di Lisbon pada 17 Februari lalu. Gol tunggal Vinicius Junior menjadi pembeda dalam duel yang berjalan ketat sepanjang 90 menit.
Keunggulan agregat itu membuat sang raksasa Spanyol berada di posisi lebih nyaman sebelum laga penentuan. Namun, Benfica bakal berjuang untuk bangkit dari situasi sulit ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Rekam Jejak Pertemuan dan Sejarah Panjang

Pertemuan leg pertama merupakan duel kelima antara kedua tim di kompetisi Eropa. Real Madrid baru meraih kemenangan kedua atas Benfica, sementara wakil Portugal masih unggul dengan tiga kemenangan.
Dalam total pertemuan itu, Benfica mencetak 15 gol dan kebobolan sembilan kali. Catatan tersebut menunjukkan produktivitas tinggi meski hasil akhir belum sepenuhnya konsisten.
Sejarah juga mencatat final European Cup 1962 menjadi salah satu duel ikonik kedua klub. Benfica menang 5-3 di Amsterdam dengan dua gol Eusebio, sementara Ferenc Puskas mencetak hat-trick untuk Madrid.
Benfica kembali unggul pada perempat final musim 1964/1965 dengan agregat 6-3. Tim Portugal itu menang 5-1 di Lisbon sebelum kalah 1-2 di Madrid pada leg kedua.
Statistik Madrid Kontra Klub Portugal

Real Madrid memiliki catatan positif melawan wakil Portugal dalam beberapa musim terakhir. Los Blancos memenangi lima dari enam laga terakhir menghadapi klub Portugal dengan satu kekalahan.
Di kandang sendiri, Madrid belum pernah kalah saat menjamu tim Portugal. Mereka mencatat sepuluh kemenangan dan satu hasil imbang dari 11 pertandingan kandang di ajang Eropa.
Ini juga menjadi duel gugur pertama Madrid melawan klub Portugal di Liga Champions. Sebelumnya, pertemuan sistem dua leg terakhir terjadi pada Piala UEFA 1994/1995 saat menyingkirkan Sporting Lisbon lewat aturan gol tandang.
Madrid juga dikenal kuat saat memegang keunggulan leg pertama. Mereka memenangi 22 dari 23 duel Eropa ketika unggul di leg awal dan 38 dari 40 ketika menang tandang pada leg pertama.
Tantangan Berat Benfica di Spanyol

Benfica datang dengan rekor kurang meyakinkan saat menghadapi klub Spanyol. Mereka kalah enam kali dari delapan laga terakhir melawan tim Spanyol, termasuk dua kekalahan dari Barcelona musim lalu.
Dalam laga tandang ke Spanyol, Benfica hanya menang dua kali dari 14 pertandingan. Statistik ini menjadi pekerjaan rumah besar jelang kunjungan ke Bernabeu.
Benfica juga jarang lolos ketika kalah pada leg pertama di kandang. Dari delapan kesempatan, mereka hanya mampu membalikkan keadaan satu kali, yakni melawan Dinamo Bucuresti di UEFA Cup 1999/2000.
Musim ini, performa Benfica di Liga Champions juga belum stabil. Mereka kalah delapan kali dari 11 pertandingan terakhir di fase utama kompetisi.
Madrid sendiri tampil konsisten di kandang pada Liga Champions. Dalam 24 laga kandang terakhir, mereka hanya menelan tiga kekalahan dengan 18 kemenangan dan tiga hasil imbang.
Faktor pengalaman dan rekor kandang membuat laga Real Madrid vs Benfica diprediksi berjalan dengan dominasi tuan rumah. Namun, Benfica tetap memiliki peluang jika mampu mencetak gol cepat dan menekan sejak awal laga.
Sumber: UEFA.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:02
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
LATEST UPDATE
-
Diogo Moreira Ingin Jadi Rookie of The Year MotoGP 2026, Ogah Remehkan Toprak Razgatlioglu
Otomotif 24 Februari 2026, 13:58
-
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:36
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25






















KOMENTAR