Bola.net - Hasil undian babak 16 Besar Liga Champions 2019/2020 usai digelar pada Senin (16/12/2019) kemarin. Salah satu laga seru pada babak ini adalah perjumpaan Real Madrid dan Manchester City.
Kedua tim punya ambisi besar untuk menjadi juara. Real Madrid ingin kembali menegaskan hegemoni mereka sebagai tim paling sukses di Eropa. Sedangkan, Man City ingin meraih gelar pertamanya.
Di sisi lain, perjumpaan Real Madrid melawan Man City juga menjadi momen yang emosional bagi Josep Guardiola. Sebab, manajer Man City itu punya banyak memori sebagai lawan dari Real Madrid.
Guardiola pernah menjadi lawan bagi Real Madrid, baik sebagai pemain dan pelatih. Hubungan Guardiola dan Real Madrid terkadang juga memanas, tetapi terkadang juga seperti menunjukkan rasa kagum pada sang rival. Di bawah ini adalah kumpulan pernyataan Guardiola tentang Real Madrid yang dihimpun Marca:
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tentang Gelar Liga Champions Real Madrid

"Ketika Anda memenangkan tiga Liga Champions berturut-turut dan empat dalam lima tahun, itu karena Anda adalah tim yang luar biasa. Liga Champions adalah kompetisi yang sangat sulit. Anda harus angkat topi Anda kepada mereka. Kami akan mencoba memastikan mereka tidak menang empat kali beruntun."
Pelatih dan Pindahnya Cristiano Ronaldo

"Real Madrid selalu berbahaya, tidak peduli siapa pelatihnya."
"Dengan atau tanpa Cristiano Ronaldo, Real Madrid adalah tim teratas, tetapi mereka telah kehilangan begitu banyak, 50 atau 60 gol. Dia pemain yang luar biasa, tidak hanya untuk gol-golnya, tetapi juga assistnya di momen-momen penting, itu tak tergantikan."
Real Madrid Klub Istimewa

"Real Madrid memiliki sesuatu yang istimewa dan mereka selalu merupakan lawan yang sangat kuat, mereka adalah salah satu lawan yang paling sulit."
"Real Madrid tidak pernah bermain buruk. Saya mengagumi konsistensi mereka, kemampuan mereka untuk berada di sana tahun demi tahun.”
Real Madrid yang Terbaik?

"Siapa tim terbaik dalam dekade terakhir? Juventus, Bayern Munchen dan Barcelona. Ini adalah tiga tim terbaik. Mengapa? Karena mereka memenangkan liga mereka setiap musim.”
"Real Madrid bukan tim terbaik dekade ini ketika Anda memperhitungkan gelar dan piala di liga dan hal-hal lainnya. Juventus, Barcelona dan Bayern Munich telah menang enam atau tujuh kali.”
Real Madrid Bermain Pragmatis
"Permainan direct adalah salah satu kekuatan mereka, mereka cepat di serangan balik. Real Madrid tidak bisa dihentikan seperti itu. Mereka adalah atlet dan jika Anda membiarkan mereka berlari bolak-balik maka itu adalah risiko."
"Mengalahkan Real Madrid dengan skor 5-0 momen yang menyenangkan."
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Liga Champions 2019-20
- Chelsea Hadapi Bayern di 16 Besar Liga Champions, Lampard Kenang Momen Juara 2012
- Barcelona Bakal Sambangi Napoli Lebih Dahulu, Valverde: Berbahaya
- Pertandingan Masih Lama, Real Madrid dan Man City Sudah Tebar Psywar
- Batal Pulang ke Barcelona, Neymar: Mengapa Harus Tinggalkan PSG?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona vs Real Madrid, Duel Dua Kiper Bertipe Menyerang
Liga Spanyol 17 Desember 2019, 23:28
-
Frenkie De Jong Bicara Soal El Clasico dan Memori Penghancuran Real Madrid
Liga Spanyol 17 Desember 2019, 22:50
-
Zinedine Zidane Beri Lampu Hijau Gareth Bale Main di El Clasico
Liga Spanyol 17 Desember 2019, 19:40
-
Lionel Messi? Real Madrid Juga Punya Kartu As di El Clasico
Liga Inggris 17 Desember 2019, 19:20
-
Messi Pun Terkejut Zidane Mendapat Kritik Bertubi-tubi
Liga Spanyol 17 Desember 2019, 18:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR