
Bola.net - Sebuah aksi Jose Mourinho di laga Chelsea vs Benfica menyita perhatian publik. Sang manajer secara tak terduga turun tangan untuk menenangkan suporternya sendiri.
Insiden ini terjadi saat para pendukung Benfica melempari mantan pemain mereka, Enzo Fernandez. Mourinho merasa perlu untuk menghentikan ulah tidak terpuji tersebut.
Laga Liga Champions ini sejatinya menjadi ajang reuni bagi Mourinho di Stamford Bridge. Namun, momen tersebut justru diwarnai oleh drama antara Enzo dan para mantan pendukungnya.
Meskipun mendapat sambutan pahit, Enzo Fernandez tetap tampil profesional. Ia berhasil memberikan jawaban elegan lewat performa solid di atas lapangan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Niat Baik Berbalas Pahit
Pertandingan ini bukan hanya tentang kembalinya Mourinho, tetapi juga menjadi reuni emosional bagi Enzo Fernandez. Gelandang andalan Chelsea itu untuk pertama kalinya berhadapan dengan Benfica, klub yang membesarkan namanya.
Jose mourinho will alwaya be one of us pic.twitter.com/EHOSdq4qSv
— CAICENZO (@Cfc_caicenzo) September 30, 2025
Saat hendak mengambil tendangan sudut di babak pertama, Enzo mencoba menunjukkan gestur hangat. Ia bertepuk tangan ke arah tribun yang diisi oleh para pendukung Benfica.
Namun, niat baiknya itu ternyata berbalas sambutan yang sangat pahit. Para suporter dari Portugal itu justru merespons dengan melemparkan berbagai benda ke arah sang pemain.
Momen hangat yang diharapkan pun berubah menjadi cemoohan dan serangan. Para fans sepertinya masih belum bisa menerima kepindahan sang bintang ke Chelsea dua tahun lalu.
Sang Rival Jadi Pahlawan
Di tengah situasi yang memanas, sebuah pemandangan tak terduga terjadi. Jose Mourinho, manajer Benfica, melihat insiden pelemparan tersebut dan tidak tinggal diam.
Jose Mourinho asked Benfica fans to stop throwing objects at former Benfica player Enzo Fernandez. pic.twitter.com/blaWJDTpHp
— ESPN FC (@ESPNFC) September 30, 2025
Ia dengan sigap meninggalkan area teknisnya. Mourinho berjalan tegas menghampiri tribun suporter timnya sendiri yang berada di sudut lapangan.
Dengan mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi, Mourinho memberi isyarat agar mereka berhenti. Ia meminta para pendukungnya untuk tenang dan menghormati jalannya pertandingan.
Aksi berkelas dari Mourinho itu pun berhasil meredam situasi. Lemparan berhenti, meskipun cemoohan terus terdengar setiap kali Enzo menguasai bola.
Mental Juara Enzo Fernandez

Beruntung, sambutan tidak bersahabat dari para mantan pendukungnya sama sekali tidak merusak fokus Enzo Fernandez. Ia membuktikan kelasnya sebagai pemain papan atas dunia.
Gelandang asal Argentina itu tidak terpancing emosi sedikit pun. Ia justru memberikan jawaban paling elegan lewat performa yang tenang dan terkontrol di atas lapangan.
Enzo tidak hanya piawai dalam mengatur serangan, tetapi juga aktif membantu pertahanan timnya. Ia menunjukkan bahwa cemoohan dari luar lapangan tidak akan memengaruhi kontribusinya.
Performa solidnya ini seolah menjadi kelanjutan dari awal musimnya yang impresif. Ia membuktikan bahwa mental seorang juara dunia tidak mudah untuk digoyahkan.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Hasil Chelsea vs Benfica: Gol Bunuh Diri Richard Rios Nodai Kepulangan Jose Mourinho ke Stamford Bridge
- Marc Cucurella, Man of the Match Chelsea vs Benfica
- Rekap Hasil Liga Champions tadi Malam: Liverpool Keok, Duo Madrid Pesta Gol!
- Enzo Maresca Puas Lihat Chelsea Menang dan Clean Sheet Lawan Benfica
- Rapor Pemain Chelsea ketika Bekuk Benfica: Garnacho Agresif, Joao Pedro Sembrono!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Garnacho Cerita Masa Sulit Saat Dibuang di Manchester United
Liga Champions 1 Oktober 2025, 15:02
-
Disiplin Amburadul, Chelsea Kembali Dihukum Kartu Merah
Liga Champions 1 Oktober 2025, 11:08
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR