Pada laga yang dipimpin wasit B. Kuipers ini, Robin Van Persie menjadi pahlawan kemenangan tim setelah mencetak hat-trick. Dengan ini United lolos ke babak perempat final dengan agregat 3-2.
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat dan intensitas tinggi. Kedua tim terlihat memainkan umpan-umpan panjang dan cenderung terburu-buru.
United sangat bernafsu menjebol gawang lawan demi menyelamatkan nyawa mereka di turnamen ini. Sementara Olympiakos meski sedikit tertekan mereka tetap bisa meladeni permainan musuhnya dan tetap bermain terbuka.
Saking bersemangatnya, permainan kedua tim perlahan cenderung mengarah kasar. Dalam 10 menit wasit harus mengeluarkan tiga kartu kuning. Satu untuk United, sementara dua sisanya bagi Olympiakos.
Memasuki menit ke-24 Van Persie dijatuhkan di dalam kotak penalti dan wasit langsung menunjuk titik putih. RvP yang menjadi algojo tak kesulitan untuk membawa timnya unggul. Sementara United memimpin satu gol.
Unggul satu gol semakin meletupkan semangat tuan rumah mencari gol tambahan. Usaha mereka ternyata tak sia-sia. Satu menit menjelang pertandingan berakhir Van Persie kembali menjebol gawang Roberto untuk kedua kali. Saat turun minum United mengunci skor 2-0.
Memasuki babak kedua United masih menerapkan sepakbola menyerang. Benar saja, lima menit berselang Van Persie kembali mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan bebas cantik dari stiker asal Belanda ini membangkitkan peluang mereka di Liga Champions. Hat-trick RvP membuat United memimpin 3-0.
Unggul jumlah gol membuat United semakin nyaman menekan tim tamu. Meski demikian, Olympiakos juga masih belum menyerah. Sesekali mereka melakukan perlawanan ke daerah pertahanan United.
Memasuki menit ke-60 perlahan tim tamu berbalik menguasai permainan. Mereka seakan tak mau menyerah saat ketinggalan tiga gol. Banyak peluang yang mereka ciptakan mengancam gawang United.
Olympiakos akhirnya tak sanggup mengatasi perlawanan United di sisa waktu yang ada, dan skor 3-0 tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang. United pun berhasil menyingkirkan Olympiakos dari Liga Champions.
Statistik Manchester United - Olympiakos:
Penguasaan bola: 49% - 51%
Shot (on goal): 10 (5) - 13 (3)
Corner: 8 - 7
Pelanggaran: 14 - 17
Offside: 4 - 3
Kartu kuning: 3 - 4
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Manchester United: De Gea; Rafael, Jones, Ferdinand, Evra; Valencia (Young 77'), Carrick, Giggs, Welbeck (Fletcher 81'); Rooney, Van Persie (Fellaini 90').
Olympiakos: Roberto; Maniatis, Holebas, Manolas, Marcano; Salino (Machado 74'), N'Dinga, Perez, Valdez (57'), Fuster (Vergos 81'), Campbell; Dominguez. (bola/ada)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Kalah di Kandang, Dortmund Tetap Lolos
Liga Champions 20 Maret 2014, 04:42
-
Review: Hat-trick RVP Selamatkan United!
Liga Champions 20 Maret 2014, 04:37
-
Review: Brace Ronaldo Perdalam Derita Schalke
Liga Champions 19 Maret 2014, 04:43
-
Review: Gol ke-30 Eto'o Turut Loloskan Chelsea
Liga Champions 19 Maret 2014, 04:37
-
Review: Srigala Roma Belum Terkalahkan di Olimpico
Liga Italia 18 Maret 2014, 04:49
LATEST UPDATE
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR