Kepahitan yang dirasakan Roma tidak berhenti sampai di situ, hasil ini pun memaksa mereka menjadi juru kunci Grup E, meski poin mereka sama dengan Basel serta Cluj, namun agregat gol membuat mereka terbenam.
Mengawali laga Roma sesungguhnya tak terlalu buruk, Marco Borrielo sempat mengancam saat laga baru berjalan sesaat, namun sejak saat itu Basel lebih mendominasi.
Klub wakil Swiss tersebut meski bertindak sebagai tim tamu namun mereka bermain dengan lebih berani, umpan-umpan mereka begitu mengalir dan berhasil mengurung permainan tuan rumah.
Tak terlalu lama bagi Basel untuk mendapatkan gol mereka usai terus dengan rajin menekan, Alexander Frei, menjadi pemain pertama yang mencetak gol di laga tersebut menit ke-11.
Frei meneruskan bola umpan tandukan rekannya di depan kotak penalti Roma dengan sepakan kaki kirinya, bola yang deras tak mampu dihadang Lobont hasilnya kubu tamu memimpin satu angka di depan.
Roma berhasil menyamakan kedudukan 10 menit kemudian tepatnya pada menit 22, gol Marco Borriello yang cantik tercipta berkat umpan brilian Totti, Borriegol lolos dari jebakan off side dan mencongkel bola melewati kiper Basel.
Sayangnya Samuel Inkoom kembali membawa tim tamu unggul sebelum jeda turun minum, menit ke-43, gawang AS Roma bobol untuk kali keduanya malam itu, Inkoom datang dari sisi kiri lini belakang tuan rumah kemudian menerima umpan terobosan di dalam kotak dan menyelesaikannya dengan tembakan keras.
Setelah jeda Roma coba bermain lebih menyerang, namun upaya mereka kerap kali mentok dengan permainan disiplin Basel di lini belakang, Roma benar-benar dibuat frustasi dengan kondisi seperti ini.
Tercatat peluang yang harusnya bisa berbuah hasil adalah dari Marco Casetti dan Francesco Totti, sepakan Totti dari jarak jauh masih mampu diblok kiper Basel, sementara peluang milik Casetti hanya menerpa mistar gawang saja.
Alih-Alih mampu menyamakan kedudukan, gawang Roma malah harus menderita gol lagi, sebelum laga berakhir pada masa injury time Cabral hadir sebagai pelengkap malam menyakitkan Roma di Olimpico Stadium.
Pemain Basel berhasil mencuri bola di daerah rawan, kemudian meneruskannya kepada Cabral, dengan gesit pemain tersebut melakukan drible istimewa melewati hadangan tiga bek Roma, dan menuntaskannya dengan mudah menaklukkan Lobont. (foty/lex)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR