
Bola.net - Duel penentuan akan tersaji di San Siro, markas AC Milan, pada Rabu, 19 Februari 2025 pukul 00.45 WIB. Rossoneri akan menghadapi Feyenoord di leg kedua play-off fase gugur Liga Champions 2024/2025. Kemenangan menjadi harga mati bagi Milan untuk membalikkan keadaan setelah takluk 0-1 pada leg pertama di Belanda.
Kekalahan di De Kuip Stadium akibat gol cepat Igor Paixao di menit ketiga menjadi catatan pahit bagi Milan. Mereka harus mencetak minimal dua gol untuk lolos ke babak 16 besar.
Tekanannya tidak main-main. Pasalnya, Feyenoord datang ke Italia bukan sebagai tim tamu yang ciut nyali. Mereka telah mempersiapkan diri dengan matang, terbukti dari pernyataan pelatih interim Feyenoord, Pascal Bosschaart, dan pemain belakang mereka, David Hancko.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Feyenoord Mencoba Ulangi Kejayaan
Pelatih interim Feyenoord, Pascal Bosschaart, mengungkapkan tekadnya untuk membawa timnya melaju ke babak selanjutnya. Dia menyadari beratnya tantangan, tapi tetap optimistis.
Bosschaart juga memperkirakan perubahan strategi dari Milan. Oleh karena itu, Feyenoord telah menyiapkan berbagai solusi untuk menghadapi perubahan tersebut.
“Kami akan melakukan segala daya dan upaya untuk mencapai babak selanjutnya. Itu tidak akan mudah, tetapi ini tantangan yang luar biasa,” ungkap Bosschaart, seperti dilansir situs resmi UEFA.
"Saya rasa, Milan akan melakukan sesuatu yang berbeda dibandingkan minggu lalu, jadi kami harus melihat apa solusi terbaiknya. Kami telah mempersiapkan diri dengan baik di satu setengah hari terakhir. Semoga rencana kami membuahkan hasil besok. Kami sudah siap," tegasnya.
Hancko: Laga Terbesar
Bek Feyenoord, David Hancko, mengungkapkan kepercayaan dirinya untuk mengulang kesuksesan dari leg pertama. Dia optimistis bahwa Feyenoord mampu meraih hasil positif di San Siro.
Bagi Hancko, pertandingan melawan Milan ini merupakan laga terbesar dalam kariernya. Dia pun mengaku sangat menantikan pertandingan tersebut.
“Kami telah meraih hasil yang bagus dan kami ingin mengulanginya lagi. Saya yakin kami bisa. Ini mungkin pertandingan terbesar dalam karier saya, jadi saya menantikannya,” ujar Hancko.
Bisakah Milan Membalikkan Keadaan?
Milan sendiri baru saja meraih kemenangan tipis 1-0 atas Hellas Verona di Serie A. Gol tunggal dicetak oleh Santiago Gimenez berkat assist Rafael Leao.
Namun, kemenangan tersebut tak sepenuhnya menghilangkan kekhawatiran. Milan masih kesulitan dalam hal penyelesaian akhir. Ketajaman di depan gawang menjadi PR besar yang harus dibenahi sebelum menghadapi Feyenoord.
Pertandingan melawan Feyenoord di San Siro akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Milan. Apakah mereka mampu mengatasi kelemahan tersebut dan menang minimal dua gol untuk membalikkan keadaan dan lolos ke babak 16 besar? Kita nantikan saja.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Prediksi AC Milan vs Feyenoord 19 Februari 2025
- AC Milan Membidik 16 Besar: Main Agresif, Anggap Duel di San Siro Sebagai Final!
- AC Milan Usung Misi Besar: Kalahkan Feyenoord, Buktikan DNA Eropa itu Nyata
- Penentuan Nasib si Merah-Hitam: AC Milan Harus Ganas, tapi Tak Boleh Lengah!
- AC Milan vs Feyenoord: Rossoneri Harus Belajar dari Kesalahan, San Siro Jadi Saksi Perjuangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming AC Milan vs Feyenoord - Liga Champions/UCL
Liga Champions 18 Februari 2025, 21:45
-
Mengapa Menjuarai Liga Champions Sangat Sulit dan Tim Terbaik yang Sering Masuk Final
Liga Champions 18 Februari 2025, 18:45
-
Real Madrid: Raja Liga Champions dengan 15 Trofi yang Tak Tertandingi
Liga Champions 18 Februari 2025, 18:42
-
Sejarah Liga Champions: Dari Piala Eropa ke Era Modern 2025
Liga Champions 18 Februari 2025, 18:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR